Tutup Bimtek di Pontianak, Bupati Sanggau Minta Aparatur Desa Terapkan Ilmu di Lapangan

photo author
Sahat Oloan Saragih, Pontianak Globe
- Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:25 WIB
Bupati Sanggau, Ontot, saat menutup kegiatan Bimtek aparatur desa di Pontianak. Aparatur desa didorong menerapkan hasil pelatihan guna memperkuat tata kelola dan pelayanan kepada masyarakat. (Pontianak Globe/Sahat Oloan Saragih)
Bupati Sanggau, Ontot, saat menutup kegiatan Bimtek aparatur desa di Pontianak. Aparatur desa didorong menerapkan hasil pelatihan guna memperkuat tata kelola dan pelayanan kepada masyarakat. (Pontianak Globe/Sahat Oloan Saragih)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Bupati Sanggau, Ontot, menegaskan bahwa hasil pendidikan dan pelatihan yang telah dilaksanakan selama dua hari harus dapat diterapkan dan dimanfaatkan secara optimal dalam pekerjaan maupun aktivitas pemerintahan desa.

Menurutnya, ilmu yang diperoleh juga harus diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan prinsip transparansi.

Baca Juga: RDK LPS: Tingkat Bunga Penjaminan Berlaku Hingga September 2026

Hal tersebut disampaikan Ontot saat menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan Pembangunan Desa dan Sistem Tata Kelola Keuangan Desa yang digelar di Pontianak, Rabu, 25 Juni 2026.

Ontot mengatakan, kegiatan bimbingan teknis seperti ini rutin dilaksanakan untuk mempermudah aparatur desa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Selain itu, bimtek bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur desa terkait tata kelola pemerintahan yang baik.

Melalui pelaksanaan bimtek ini, aparatur desa diharapkan mampu menjalankan sistem pemerintahan dan tata kelola desa secara hati-hati serta profesional.

Dengan begitu, setiap keputusan yang diambil dapat dilakukan secara tepat karena setiap kebijakan memiliki konsekuensi dan tanggung jawab.

Baca Juga: Filsafat Membentuk Tenaga Kesehatan yang Tidak Hanya Cerdas, tetapi Juga Humanis

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi aparatur desa untuk memperdalam pemahaman terhadap bidang tugas dan tanggung jawab yang diemban, termasuk mengenai perencanaan pembangunan desa serta penggunaan aplikasi Siskeudes 2.0.9.

“Sejak kecil kita sebenarnya sudah diajarkan untuk mengambil keputusan. Karena itu, dalam pemerintahan setiap keputusan harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang,” ujarnya.

Ia menambahkan, bimtek diharapkan mampu meningkatkan kapasitas serta tanggung jawab aparatur desa dalam mendukung pembangunan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Direktur Puspekom, Sulaiman, usai penutupan kegiatan bimbingan teknis bagi aparatur pemerintahan desa mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi aparatur desa, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X