Dari Perantauan Menjadi Rumah Pelayanan: Lahirnya Distrik 33 HKBP Kalimantan Barat

photo author
Sahat Oloan Saragih, Pontianak Globe
- Kamis, 25 Juni 2026 | 05:10 WIB
Ephorus HKBP, Viktor Tinambunan, meresmikan Distrik XXXIII HKBP Kalimantan Barat di Pontianak, Minggu (14/6). Kehadiran distrik baru ini diharapkan semakin mendekatkan pelayanan gereja kepada jemaat serta memperkuat kontribusi HKBP dalam kehidupan sosial dan keberagaman di Kalimantan Barat. (Pontianak Globe/Sahat Oloan Saragih)
Ephorus HKBP, Viktor Tinambunan, meresmikan Distrik XXXIII HKBP Kalimantan Barat di Pontianak, Minggu (14/6). Kehadiran distrik baru ini diharapkan semakin mendekatkan pelayanan gereja kepada jemaat serta memperkuat kontribusi HKBP dalam kehidupan sosial dan keberagaman di Kalimantan Barat. (Pontianak Globe/Sahat Oloan Saragih)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Suasana penuh sukacita menyelimuti peresmian Distrik XXXIII (33) Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kalimantan Barat di Pontianak, Minggu, 14 Juni 2026 lalu.

Bagi sebagian orang, peristiwa itu mungkin hanya terlihat sebagai penambahan satu struktur organisasi gereja.

Baca Juga: HKBP Menolak Terlibat dalam Pertambangan dan Mendesak Pemerintah Bertindak Tegas Terhadap Penambang Liar

Namun bagi ribuan warga HKBP di Kalimantan Barat, momen tersebut merupakan buah perjalanan panjang yang telah dirintis selama puluhan tahun.

Tepat 77 tahun sejak kehadiran HKBP di Bumi Khatulistiwa, umat akhirnya memiliki distrik sendiri yang akan menjadi pusat koordinasi pelayanan gerejawi di Kalimantan Barat.

Peresmian dilakukan langsung oleh Ephorus HKBP, Pdt Dr Viktor Tinambunan, yang menandai lahirnya Distrik XXXIII HKBP Kalimantan Barat sebagai distrik ke-33 dalam struktur pelayanan HKBP yang tersebar di Indonesia bahkan mancanegara.

Bagi HKBP, pembentukan distrik bukan sekadar persoalan administratif.

Distrik merupakan wadah pelayanan yang memungkinkan gereja hadir lebih dekat dengan jemaat, memahami kebutuhan umat, dan menjawab dinamika sosial yang berkembang di daerah masing-masing.

“Peristiwa ini bukan sekadar penambahan struktur organisasi HKBP, melainkan tanda karya Allah yang terus bertumbuh dan berkembang di tengah umat-Nya,” ujar Ephorus HKBP dalam sambutannya.

Lahirnya Distrik 33 Kalimantan Barat bukanlah proses yang singkat.

Ketua Panitia Pembentukan Distrik 33 HKBP Kalbar,  St Jahotmer Simanungkalit SH MKn, mengisahkan bahwa selama puluhan tahun HKBP di Kalimantan Barat berada dalam pelayanan Distrik Deboskab.

Baca Juga: Pemerintah Beri Izin Tambang Khusus ke Ormas Keagamaan, NU, Muhammadiyah, hingga HKBP

Meski jumlah jemaat terus bertambah, pembentukan distrik baru belum dapat dilakukan karena sejumlah persyaratan organisasi belum terpenuhi.

Salah satu syarat utama adalah keberadaan minimal delapan resort dalam satu wilayah pelayanan.

Selama bertahun-tahun, Kalimantan Barat hanya memiliki lima resort, yakni Resort Pontianak, Singkawang, Soparnak, Sanggau, dan Sintang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X