Viral Keluhan Penumpang soal Kereta Makan Berubah Jadi Co-Working Space

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Kamis, 25 Juni 2026 | 06:05 WIB
Keluhan tentang penumpang yang menggunakan kereta makan untuk co-working space. (Threads/ppaidimsum)
Keluhan tentang penumpang yang menggunakan kereta makan untuk co-working space. (Threads/ppaidimsum)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Keluhan penumpang mengenai fungsi kereta restorasi atau kereta makan yang dinilai berubah menjadi tempat bekerja (co-working space) viral di media sosial.

Perbincangan ramai muncul di platform Threads setelah sejumlah pengguna mengeluhkan banyaknya penumpang yang menggunakan area restorasi untuk bekerja atau menonton dengan laptop.

Baca Juga: Dapur dan Meja Makan, Simbol Moderasi Beragama di Banyuwangi

"Please ya KAI, tolong yang begini jangan dinormalisasikan," tulis akun Threads @ppaidimsum dalam unggahannya pada Selasa (23/6/2026).

Unggahan yang telah mendapat lebih dari 1.200 likes tersebut memperlihatkan sejumlah penumpang duduk di meja kereta makan sambil membuka laptop.

Curhat Warganet, Kereta Restorasi Penuh Penumpang yang Tidak Makan

Dalam unggahan yang sama, pemilik akun mengingatkan agar fungsi kereta makan tidak bergeser menjadi tempat bekerja.

"Namanya aja gerbong restorasi, bukan gerbong co-working space. Ini yang pada ngerjain sesuatu di gerbong restorasi biar dibilang apa sih?" tulisnya.

Keluhan serupa juga disampaikan akun @lemulemimamam yang mengaku kesulitan mendapatkan tempat duduk saat jam makan karena kursi restorasi dipenuhi penumpang yang bekerja.

Baca Juga: Eat & Fun, Cara Baru Menikmati Quality Time di Masa Liburan Sekolah

"Heran sama orang-orang ini, empatinya zero. Udah tahu jam makan siang, waktunya orang makan. Mbok ya gantian atau geser dan diberesin laptopnya. Fokus makan, segera pindah. Ini tas di kursi dia duduk hampir 3/4 kursi yang tersedia," tulisnya.

Sementara itu, akun @nurrohmahyanti mengaku pernah diminta pindah dari kursi restorasi yang tampak kosong karena ternyata terdapat laptop yang ditinggal pemiliknya.

"Pernah diusir pula gegara itu kursi kosong tapi ada laptop. Ku dudukin, eh enggak lama balik ke situ terus aku diusir dan dia enggak lagi makan, sedangkan aku lagi makan mi panas. Katanya dia udah duluan di situ. Kejadian tahun lalu sih pas liburan, tapi kesel aja," tulisnya.

Warganet Desak KAI Atur Penggunaan Laptop di Restorasi

Dalam unggahan lain, akun @abintangtimur menyarankan agar PT Kereta Api Indonesia (KAI) membuat aturan yang melarang penggunaan laptop untuk bekerja di area restorasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X