PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Wamenlu AS) Christopher Landau akan mengunjungi Singapura, Vietnam, dan Indonesia pada 6-13 Juni 2026.
Kunjungam tersebut dalam rangka perjalanan resmi perdananya ke Asia Tenggara sebagai Wamenlu.
Baca Juga: Emas Batangan vs Emas Digital: Cara Mengamankan 'Uang Dingin 'dari Inflasi Mulai dari Rp10.000
Di Singapura, Wamenlu Landau akan bertemu dengan para pejabat senior Singapura.
Di negara tetangga Indonesia tersebut Christopher Landau akan menegaskan kembali komitmen AS terhadap keamanan kawasan dan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.
Wamenlu akan melanjutkan perjalanan ke Vietnam.
Di Vietnam dia akan berpidato dalam Forum ASEAN Future dan menjumpai para pejabat senior pemerintahan dan pemimpin bisnis untuk mendiskusikan peluang memajukan kerja sama ekonomi dan keamanan dalam kerangka Kemitraan Strategis Komprehensif AS-Vietnam.
Baca Juga: Terjebak 'Skena' Hobi Baru: Trik Menikmati Pergaulan di Pontianak Tanpa Bikin Saldo Rekening Sekarat
Selanjutnya, Wamenlu akan mengunjungi Indonesia.
Di Indonesia ia akan menyampaikan komitmen untuk mempererat kerja sama ekonomi bilateral dan membahas upaya peningkatan investasi bisnis AS.
Hal ini guna mendorong kemakmuran bersama serta mendukung prioritas ekonomi kedua negara.
Baca Juga: Xennial: Generasi Jembatan Antara Gen X dan Milenial yang Paling Adaptif
Wamenlu Christopher Landau akan menuntaskan rangkaian kunjungan dengan membahas isu-isu ASEAN, menyoroti bagaimana kerja sama kita di bidang keamanan, teknologi, serta pemberantasan penipuan daring dan kejahatan lintas negara lainnya mendorong tercapainya tujuan bersama.
Kunjungan ini menegaskan komitmen AS untuk mendukung kemakmuran dan keamanan kawasan serta memperluas kemitraan ekonomi dan strategis di Asia Tenggara dan kawasan Indo-Pasifik secara lebih luas. ***
Artikel Terkait
CDC AS dan Pemerintah Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Flu Burung melalui Simulasi Bersama di Sumatera Selatan
Kratom Kukar Mendunia, Ekspor ke AS hingga Eropa Capai 300 Ton per Bulan
Penembakan di Gedung Putih, Dunia Soroti Keamanan AS
Indonesia Jadi Nomor 1 Dunia Soal Transparansi Pajak, Kalahkan AS dan Prancis
BI Siapkan Jurus Baru Hadapi Tekanan Rupiah terhadap Dolar AS
Kedubes AS Luncurkan Pelatihan Guru di Bali untuk Dukung Bahasa Inggris Wajib di SD di Indonesia dan Timor Leste