PONTIANAKGLOBE.COM, BENGKAYANG -- Pemerintah Kabupaten Bengkayang menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Biara Kongregasi Putri-Putri Kebijaksanaan dan Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Kebijaksanaan di Kecamatan Monterado.
Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran jajaran pemerintah daerah pada prosesi peletakan batu pertama yang berlangsung di Paroki St. Montfort, Senin, 20 Juli 2026.
Mewakili Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang Yustianus SE MM, mengatakan pembangunan biara dan lembaga pendidikan tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya memperkuat kehidupan beragama, tetapi juga memperluas akses pendidikan anak usia dini yang berkualitas bagi masyarakat Monterado.
"Pembangunan ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi penerus. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah dan pihak gereja terus terjalin untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar Yustianus.
Baca Juga: Bahasan Buka Wacana Perda LGBT di Pontianak, Dorong Kajian Komprehensif
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Turut hadir mendampingi Sekda dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah, serta Camat Monterado bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan pemerintah kecamatan menjadi wujud dukungan terhadap pembangunan yang diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembinaan karakter.
Pembangunan Biara Kongregasi Putri-Putri Kebijaksanaan dan TK Kebijaksanaan yang dimulai pada 2026 itu diharapkan dapat berjalan lancar sehingga segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
Keberadaan kedua fasilitas tersebut diharapkan turut melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta berlandaskan nilai-nilai kebijaksanaan. ***
Artikel Terkait
Tangis Pecah di Riam Marum Bengkayang, Erviani Vidya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah 16 Jam Ditelan Arus Deras
Ekspor Jagung Indonesia ke Malaysia Dimulai, Prabowo Pimpin Langsung dari Bengkayang
Mengenal Kongregasi CSE, Ordo Katolik yang Mengabdi di Pelosok Negeri hingga Landak dan Bengkayang
Enam Siswa SMAN 1 Bengkayang Buktikan Daerah Mampu Bersaing di Ajang Debat Kalbar
Pemkab Bengkayang Perkuat Sinergi Program CSR, Libatkan Dunia Usaha Bangun Komitmen Bersama
Yustianus Ami, Dirigen di Balik Stabilitas Fiskal dan Birokrasi Bengkayang Gemilang