PONTIANAKGLOBE.COM, WASHINGTON DC -- Insiden penembakan dilaporkan terjadi di kawasan Gedung Putih, Washington DC pada Minggu (26/4/2026), saat berlangsung acara jamuan media yang dihadiri Presiden Amerika Serikat.
Kejadian ini ramai diperbincangkan setelah beredar video di platform X, termasuk unggahan akun @CollinRugg yang menyebut adanya suara tembakan di lokasi acara.
Baca Juga: Dugaan Keracunan MBG, Satu Balita Dilaporkan Meninggal
Dalam laporan tersebut, Presiden Donald Trump disebut tengah menghadiri White House Correspondents’ Dinner ketika insiden terjadi.
Situasi mendadak kacau saat suara tembakan terdengar. Berdasarkan laporan The New York Times, Trump langsung dievakuasi oleh tim pengamanan dari panggung acara.
Para tamu yang hadir, sebagian besar mengenakan pakaian formal, panik dan berlarian mencari perlindungan, bahkan berlindung di bawah meja.
Tim pengamanan Secret Service bergerak cepat dengan senjata terhunus untuk mengamankan area, sementara aparat kepolisian mengepung lokasi acara yang disebut berlangsung di sekitar Hotel Washington Hilton.
Helikopter juga dilaporkan berputar di atas lokasi sebagai bagian dari pengamanan.
Pihak Secret Service mengonfirmasi bahwa satu orang tersangka telah berhasil diamankan. Insiden penembakan disebut terjadi di area pemeriksaan keamanan utama di sekitar lokasi acara.
Dalam pernyataan terpisah melalui akun Truth Social, Trump memastikan situasi telah terkendali dan pelaku sudah ditangkap.
"Secret Service dan aparat penegak hukum telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Mereka bertindak cepat dan berani. Penembak telah ditangkap," ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa Ibu Negara, Wakil Presiden, serta seluruh anggota kabinet berada dalam kondisi aman.
Baca Juga: Pelantikan Pemuda Dayak Landak Hadirkan Tokoh Nasional di Landak
Akibat insiden tersebut, acara White House Correspondents’ Dinner dihentikan dan direncanakan akan dijadwalkan ulang dalam waktu satu bulan ke depan.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut.***
Artikel Terkait
Trump Sebut Mamdani Komunis Gila, Ini Jawaban Tajam Sang Wali Kota Baru
Prabowo Terbang ke AS, Siap Teken Kesepakatan Tarif Dagang dengan Trump
Di Hadapan Donald Trump, Prabowo Siap Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza
Trump Puji Prabowo di Forum Dunia, Indonesia Disebut Kunci Perdamaian Gaza
Tarif Trump Dibatalkan, Muncul Lagi 10 Persen, Ini Respons Prabowo
ART Disepakati, Trump Naikkan Tarif: Benarkah RI Tetap Untung?