Kalau begitu, mengapa (kamu) tidak (menahan nyawa) ketika telah sampai di kerongkongan,
وَاَنْتُمْ حِيْنَىِٕذٍ تَنْظُرُوْنَۙ
Wa antum ḥīna'iżin tanẓurūn(a).
padahal kamu ketika itu melihat (orang yang sedang sekarat)?
وَنَحْنُ اَقْرَبُ اِلَيْهِ مِنْكُمْ وَلٰكِنْ لَّا تُبْصِرُوْنَ
Wa naḥnu aqrabu ilaihi minkum wa lākil lā tubṣirūn(a).
Kami lebih dekat kepadanya (orang yang sedang sekarat) daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat.
فَلَوْلَآ اِنْ كُنْتُمْ غَيْرَ مَدِيْنِيْنَۙ
Falau lā in kuntum gaira madīnīn(a).
Maka, mengapa jika kamu tidak diberi balasan,
تَرْجِعُوْنَهَآ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
Tarji‘ūnahā in kuntum ṣādiqīn(a).
kamu tidak mengembalikannya (nyawa itu) jika kamu orang-orang yang benar?
فَاَمَّآ اِنْ كَانَ مِنَ الْمُقَرَّبِيْنَۙ
Fa ammā in kāna minal-muqarrabīn(a).
Artikel Terkait
Niat, Tata Cara dan Bacaan Doa Sholat Dhuha Lengkap dengan Tulisan Latin dan Artinya
Keutamaan Sholat Rawatib yang Dianjurkan Rasulullah, Satu di Antaranya Allah Angkat Derajatnya
Bolehkah Tahiyat Tanpa Pakai Sayidina Ketika Membaca Shalawat dalam Sholat ?
Bagaimana Cara Sholat Khusu ? Tips Untuk Kamu yang Terkadang Pikiran Masih Kemana-mana saat Sholat
Bolehkah Sholat Tanpa Memakai Usholi Langsung Takbir dan Berniat dalam Hati Berbarengan dengan Takbir ?
Apa yang Harus Dilakukan Suami Jika Istri Tidak Sholat ?