PONTIANAKGLOBE.COM -- Beato Jordan dari Saxony (1190-1237) atau biasa juga dikenal dengan Jordan Saxony lahir di Jerman.
Ia berasal dari keluarga bangsawan.
Ia lahir dan besar di Jerman.
Namun kemudian pindah ke Paris untuk melanjutkan studi di universitas terkenal di kota tersebut.
Di Paris lah dia bertemu dengan Santo Dominikus.
Baca Juga: KWI Dukung Penuh Pembentukan Sekolah Menengah Katolik Negeri oleh Kemenag
Setelah pertemuannya dengan Reginald dari Orleans, Jordan memutuskan untuk bergabung dengan Ordo Dominikan pada tahun 1220.
Hanya satu tahun kemudian, dia dipilih oleh Kapitel Umum untuk menggantikan Santo Dominikus sebagai Master Ordo.
Kesucian Beato Jordan
Penulis biografi awal, Gerald de Frachet, menggambarkan Jordan sebagai penerus yang paling layak dari Dominikus.
Jordan dikenang sebagai 'cermin dari setiap aspek ketaatan beragama', teladan kebajikan, dan pria dengan kesucian pikiran serta tubuh yang tak bercacat.
Baca Juga: Menag Yaqut Cholil Qoumas Instruksikan Pembentukan Sekolah Menengah Katolik Negeri
Teladan hidup Jordan dikatakan telah menarik seribu pria untuk bergabung dengan Ordo Dominikan.
Syafaatnya masih sering diminta untuk membangkitkan semangat pria dan wanita serta memimpin mereka menguduskan hidup kepada Tuhan dalam kebiasaan putih Santo Dominikus.
Dalam banyak kisah tentang Beato Jordan, selalu disebutkan mengenai amal, kesabaran, dan cintanya terhadap sesama.
Artikel Selanjutnya
51 Dominikan Awam Chapter Santo Dominikus Pontianak Ucapkan Kaul Serta Doakan Arwah di Pemakaman Katolik
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Sumber: dominikan.id
Artikel Terkait
51 Dominikan Awam Chapter Santo Dominikus Pontianak Ucapkan Kaul Serta Doakan Arwah di Pemakaman Katolik
Promotor Religius Romo Andreas Kurniawan OP Ingatkan Dominikan Awam Bertekun Dalam Doa dan Berfikiran Baik
15 November: Pesta Santo Albertus Agung, Uskup dan Pujangga Gereja, Orang Kudus Katolik Roma dari Ordo Dominikan
Gathering Keluarga Dominikan Chapter St. Dominikus Pontianak: Suasana Sukacita dan Kebahagiaan di Desa Senakin
Menag Yaqut Cholil Qoumas Umumkan Paus Fransiskus Kunjungan ke Indonesia pada September, Bekerjasama dengan KWI Bentuk Panitia
Paus Fransiskus Angkat Pastor Paul Budi Kleden SVD Jadi Uskup Agung Ende