Menag Yaqut Cholil Qoumas Instruksikan Pembentukan Sekolah Menengah Katolik Negeri

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 18 Mei 2024 | 22:59 WIB
Gambar Sekolah Menengah Atas (SMA) Katolik di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya menawarkan pendidikan akademis berkualitas, tetapi juga memberikan wadah untuk pengembangan spiritualitas dan karakter moral.  ((https://tribratanewsntt.com))
Gambar Sekolah Menengah Atas (SMA) Katolik di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya menawarkan pendidikan akademis berkualitas, tetapi juga memberikan wadah untuk pengembangan spiritualitas dan karakter moral. ((https://tribratanewsntt.com))

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada jajarannya untuk segera membangun Sekolah Menengah Katolik Negeri (SMAK) sebagai lembaga pendidikan keagamaan Katolik yang dikelola oleh pemerintah.

"Pak Dirjen, saya mohon agar segera dirintis dan diusahakan terbentuknya Sekolah Menengah Agama Katolik Negeri, ini penting," ungkap Menag Yaqut dalam acara peluncuran Program Prioritas Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik di Gedung Konferensi Waligereja Indonesia, Jakarta, pada Kamis, 16 Mei 2024, lalu.

Gus Men, panggilan akrab untuk Menag Yaqut, menjelaskan bahwa pendirian Sekolah Menengah Katolik Negeri adalah bagian dari kontribusi negara serta sebagai bukti keterlibatan negara dalam pendidikan keagamaan, terutama bagi umat Katolik.

Baca Juga: Cole Palmer Bidik Rekor Gol Klub, Mampukah Ia Mencapainya?

"Kemarin kami membahas rekrutmen CPNS, termasuk beberapa guru agama dari Islam dan Kristen untuk sekolah menengah. Namun, tidak ada yang mewakili Katolik, belum ada Sekolah Menengah Katolik Negeri," tambah Menag.

Maka dari itu, Menag menyatakan bahwa pihaknya akan segera bergerak untuk membentuk Sekolah Menengah Katolik Negeri di Indonesia.

Ia menargetkan upaya tersebut dapat direalisasikan dalam beberapa tahun ke depan.

"Saya telah memerintahkan kepada Pak Dirjen untuk segera menyusun perencanaannya, sehingga setidaknya tahun depan kita sudah memiliki Sekolah Menengah Katolik Negeri. Kami ingin melaksanakannya secepatnya, setelah kami memberikan perintah kepada Pak Dirjen, maka hal tersebut harus segera dilaksanakan," tegas Menag Yaqut.

Baca Juga: Arne Slot Sang Penerus Klopp yang Memiliki Catatan Mengagumkan Kini Menuju Anfield Stadium

Menurut Menag, negara tidak boleh berpuas diri atas keberadaan sejumlah lembaga swasta yang telah mampu mendirikan sekolah beragama Katolik dengan kualitas yang baik.

"Jika ingin mencapai prestasi, bangunlah sekolahnya sendiri. Saya yakin dengan sumber daya yang tidak terbatas, kita mampu melakukannya, terlebih lagi semua yang kita butuhkan telah tersedia," ungkap Menag Yaqut Cholil Qoumas. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X