2,5 Jam Jalan Kaki! Begini Dramatisnya Evakuasi Korban PX-CFX

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 17 April 2026 | 09:35 WIB
Tim Evakuasi. Tim masih evakuasi korban tewas terjepit reruntuhan helikopter jatuh dan terbakar di Kecamantan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis, 16 April 2026 dan dilanjutkan Jumat, 17 April 2026
Tim Evakuasi. Tim masih evakuasi korban tewas terjepit reruntuhan helikopter jatuh dan terbakar di Kecamantan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis, 16 April 2026 dan dilanjutkan Jumat, 17 April 2026

PONTIANAKGLOBE.COM, SEKADAU -- Delapan korban kecelakaan helikopter PX-CFX di wilayah Nanga Kiungkang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, berhasil dievakuasi tim gabungan dalam operasi yang penuh tantangan.

Evakuasi dilakukan pada dini hari, setelah tim mempertimbangkan kondisi cuaca dan keterbatasan lokasi.

Baca Juga: Kejati Kalbar Selamatkan Rp115 Miliar dari Dugaan Korupsi Bauksit, Dana Smelter Tak Pernah Disetor

Sekitar pukul 00.05 WIB, Jumat (17/4/2026), diputuskan proses evakuasi harus segera dilakukan karena siang hari diperkirakan tidak memungkinkan, sementara area sekitar lokasi kejadian tidak memiliki titik pendaratan yang memadai bagi helikopter.

Tim yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, serta relawan bergerak dengan metode evakuasi manual. Sekitar pukul 02.30 WIB, seluruh jenazah korban berhasil dikeluarkan dari badan helikopter.

Baca Juga: Menanti Pagi, Tim Bertahan di Lereng Terjal Lokasi Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau

Selanjutnya, jenazah dibawa menuju puncak bukit sebelum diteruskan ke Posko Hulu Peniti.

Perjalanan dari lokasi kejadian menuju posko ditempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih 2,5 jam dalam kondisi medan yang gelap, licin, curam, dan berbatu.

Jenazah pertama tiba di posko pada pukul 04.52 WIB.

Tak lama kemudian, seluruh korban diberangkatkan menggunakan delapan ambulans pada pukul 06.10 WIB dengan pengawalan kepolisian.

Baca Juga: Evakuasi Helikopter PK-CFX di Sekadau Ditunda, Tim Gabungan Tunggu Pagi

Rombongan menuju Kompi B Yonif 642/Kapuas sebagai titik lanjutan evakuasi udara menggunakan helikopter Super Puma dari Lanud Supadio.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, menyatakan proses evakuasi berlangsung dengan berbagai keterbatasan, terutama karena faktor cuaca dan kondisi medan.

Seluruh jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Pontianak untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X