Viral Dugaan Kekerasan terhadap Anak di JPO Margocity Depok, Polisi Turun Tangan

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Rabu, 8 Juli 2026 | 23:05 WIB
Viral ayah diduga menganiaya anak di JPO Margocity. (Instagram/dinipuspitar)
Viral ayah diduga menganiaya anak di JPO Margocity. (Instagram/dinipuspitar)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAWA BARAT -- Video yang memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap seorang anak di kawasan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Margocity, Depok, Jawa Barat, viral di media sosial.

Video yang diunggah akun Instagram @dinipuspitar itu memperlihatkan seorang anak berbaju biru diduga mengalami kekerasan dari pria yang belakangan mengaku sebagai ayah asuhnya.

Baca Juga: Anak Pengurus Ormas LBI Jadi Korban Begal di Bandung, Alami Luka Berat

Dalam unggahannya, perekam video mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam apabila menyaksikan dugaan kekerasan terhadap anak.

Pengunggah Mengaku Melihat Anak Dipukul

Pengunggah video mengaku melihat pria tersebut memukul anak hingga membenturkan kepalanya ke dinding di bawah JPO.

"Saya lihat anak ini sedang dipukul, kepalanya dibenturkan ke tembok di bawah JPO," tulisnya.

Melihat kejadian itu, ia bersama warga lain langsung menghampiri dan berusaha melerai. Salah satu rekannya juga merekam peristiwa tersebut sebagai dokumentasi.

Menurut pengunggah, sejumlah warga di lokasi mengatakan anak tersebut diduga sempat dipukul menggunakan tongkat sebelum aksinya dihentikan.

Akibat dugaan kekerasan itu, anak tersebut terlihat mengalami luka di bagian telinga.

Baca Juga: Fakta Temuan 55 Kilogram Platinum di Mobil Bupati Langkat Saat OTT KPK

Pria Mengaku Ayah Asuh Korban

Dalam video yang beredar, pria tersebut mengaku bukan ayah kandung korban, melainkan ayah asuh yang selama ini merawat anak tersebut.

"Bukan (ayah kandung). Saya bapak pungut. Cuma anaknya enggak mau nurut," ujarnya.

Ia juga beralasan anak tersebut kerap bermain dan menyeberang jalan secara sembarangan sehingga membahayakan keselamatannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X