PONTIANAKGLOBE.COM, KABUPATEN LANGKAT -- Temuan 55 kilogram logam mulia jenis platinum di dalam mobil Bupati Langkat Syah Afandin (SAF) menjadi sorotan publik setelah diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Logam mulia tersebut ditemukan saat operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 2 Juli 2026.
Baca Juga: Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan Bayi di Toilet KA Sancaka, CCTV hingga Saksi Diperiksa
Dalam perkara ini, Syah Afandin telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat.
Selain Syah Afandin, KPK juga menetapkan Yaqub Abdhal Al Mu'arif (YQB), yang diketahui pernah menjadi tim sukses Syah Afandin pada Pilkada 2024, sebagai tersangka.
Lantas, apa saja fakta terkait temuan platinum tersebut?
Apa Itu Platinum?
Platinum atau platina merupakan logam mulia berwarna putih keperakan yang tergolong lebih langka dibandingkan emas.
Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, platinum dikenal tahan terhadap korosi sehingga banyak dimanfaatkan sebagai bahan perhiasan premium maupun kebutuhan industri.
Temuan puluhan kilogram platinum dalam OTT Bupati Langkat pun menjadi perhatian publik karena nilainya diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.
KPK Temukan 55 Keping Platinum
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengatakan penyidik menemukan 55 keping logam yang diduga platinum dengan total berat sekitar 55 kilogram di dalam mobil milik Syah Afandin.
"Tim menemukan 55 keping logam platinum dengan total berat kurang lebih 55 kilogram di mobil SAF," kata Taufik dalam keterangannya, Senin, 6 Juli 2026.
Berdasarkan penelusuran awal, KPK memperkirakan satu keping logam tersebut bernilai sekitar Rp900 juta.
Artikel Terkait
Korban Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi di Tegal Ungkap Trauma, Sang Ibu Ceritakan Kondisi Psikologis Anak
Qodari Minta Publik Bersabar, Tegaskan Kopdes Merah Putih Masih Dalam Tahap Pengembangan
Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan Bayi di Toilet KA Sancaka, CCTV hingga Saksi Diperiksa
Adik Dokter Icha Tanggapi Pernyataan Kapolda NTT soal Pendampingan Psikolog
Viral Keluhan Warga Malang soal Sound Horeg hingga Dini Hari, Polisi Disebut Sudah Terima Aduan
Kepala Bakom RI Pastikan Program Kopdes Merah Putih Berjalan Sesuai Tahapan, Tepis Narasi Bangunan Terbengkalai