Sempat Heboh Motor Terbakar di SPBU Semarang, Kasus Motor Terbakar Berakhir Damai

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Rabu, 8 April 2026 | 10:34 WIB
Kasus motor terbakar di SPBU Sriwijaya Semarang berakhir damai. (Dok. TikTok/relisviano.chiko)
Kasus motor terbakar di SPBU Sriwijaya Semarang berakhir damai. (Dok. TikTok/relisviano.chiko)

PONTIANAKGLOBE.COM, SEMARANG -- Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan satu unit motor Yamaha Fiz R terbakar di depan SPBU di kawasan Candisari.

Insiden tersebut terjadi setelah motor mengisi bahan bakar di SPBU Jalan Sriwijaya. Peristiwa ini menjadi sorotan karena muncul keluhan bahwa petugas SPBU diduga tidak segera memberikan bantuan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dengan alasan harus mendapat izin dan karena harganya mahal.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Murka Soal Pungli, Ancam Tindak Tegas

Setelah viral, pemilik motor bernama Chiko Relisvano akhirnya melakukan mediasi dengan pihak SPBU dan Pertamina pada Minggu (5/4/2026), yang turut dihadiri pihak kepolisian setempat.

Dalam pertemuan itu, Chiko menjelaskan kronologi kejadian. Ia mengaku sempat kehabisan bensin di Simpang Lima sebelum akhirnya mengisi Pertamax senilai Rp30 ribu di SPBU tersebut.

“Distater dia (motor) keluar percikan api. Habis itu saya minta tolong temen saya buat ambil air,” ujarnya.

“Harusnya, sepemikiranku itu kalau ada api sedikit pun di kawasan SPBU atau pom, sepatutnya dengan APAR,” imbuhnya.

Dalam mediasi juga dijelaskan bahwa petugas SPBU saat kejadian lebih dulu fokus mengamankan kondisi di dalam area SPBU sebelum akhirnya membantu memadamkan api.

“Sudah dikonfirmasi dari kejadian ini tidak ada permasalahan di kendaraan Mas Chiko dari awal cuma mungkin ketika terjadi musibah, Pak Diono fokus menangani di dalam dulu,” ujar salah satu pihak dalam mediasi.

“Setelah memastikan aman baru lanjut memadamkan api. Mungkin di momen ini, kita duduk bersama secara kekeluargaan. Mungkin bisa saling minta maaf,” lanjutnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak SPBU memberikan bantuan kepada Chiko. Kedua belah pihak pun sepakat menyelesaikan masalah secara damai dan saling memaafkan.

Baca Juga: Tenda Ambruk, Dagangan Berserakan: UMKM Jadi Korban Cuaca

Melalui unggahan terbarunya, Chiko menyatakan dirinya telah mengikhlaskan kejadian tersebut.

“Saya dan SPBU maupun Pertamina sudah melakukan pertemuan, Alhamdulillah hasil baik damai secara kekeluargaan dan saling memaafkan dan juga pihak SPBU membantu saya, bukan soal berapa nilainya,” tulisnya.

“Terimakasih banyak untuk respons SPBU maupun Pertamina, mungkin ini sudah musibah bagi saya dan sudah ikhlas,” lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ahli Toksinologi Ungkap Dokter Icha Berulang

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:08 WIB
X