PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Setelah mencuri perhatian publik lewat inovasi bahan bakar alternatif ramah lingkungan, Bobibos kini bersiap melangkah lebih jauh.
Startup energi baru karya anak bangsa itu menargetkan pengakuan global melalui pengujian internasional untuk membuktikan kualitas, keamanan, dan efisiensinya.
Baca Juga: Ratusan Anak Keracunan Makan Gratis, BGN Akhirnya Buka Suara
Pendiri Bobibos, M. Ikhlas Thamrin, menegaskan pihaknya tak ingin sekadar menghadirkan bahan bakar baru tanpa dasar ilmiah yang kuat.
“Kami terus melakukan pengujian di laboratorium terpercaya, berkolaborasi dengan kampus dan para ahli otomotif. Ke depan, kami juga akan melakukan uji lab skala internasional,” ujarnya, Senin (10/11/2025).
Menurut Ikhlas, setiap klaim efisiensi dan keamanan harus dapat dibuktikan secara transparan dan ilmiah. Langkah ini juga penting agar Bobibos bisa diterima di pasar global.
“Kalau sudah lolos sertifikasi internasional, masyarakat akan lebih yakin — tidak hanya pengguna di dalam negeri, tapi juga mitra luar negeri,” tambahnya.
Ikhlas mengatakan, kolaborasi dengan kalangan akademik menjadi fondasi penting untuk menjaga transparansi riset dan memastikan Bobibos lahir dari pendekatan ilmiah, bukan tren sesaat.
Baca Juga: Aturan Baru OJK: Rekening Tak Aktif 5 Tahun Akan Diblokir Sementara, Begini Cara Mengaktifkannya
Dengan berbagai upaya tersebut, Bobibos ingin membuktikan bahwa inovasi energi lokal bisa bersaing di kancah dunia.
Bobibos Siapkan SPBU dan Pom Mini di Pelosok Indonesia
Selain fokus pada uji internasional, Ikhlas mengungkapkan rencana besar membangun jaringan SPBU Bobibos dan BosMini — pom bensin mini yang dirancang menjangkau wilayah pelosok Indonesia.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari visi menghadirkan energi rakyat dengan harga terjangkau, berkualitas, dan beremisi rendah di seluruh Nusantara.
“Bobibos ingin menjadi energi rakyat dari Sabang sampai Merauke. Dengan SPBU dan BosMini, kami ingin menghadirkan satu harga dan akses energi bersih untuk semua,” ujarnya.
Bahan bakar Bobibos dikembangkan melalui proses biokimia lima tahap ekstraksi tanaman menggunakan mesin rancangan sendiri.
Artikel Terkait
Bersiap, Pertamina Mau Realisasikan Bahan Bakar Gas Untuk Moda Transportasi
Tahun Baru Enaknya Bakar Apa ? Coba Bahan Bakar Bakar Tahun Baru 2023 Sob, Ide Tahun Baru di Rumah Nih
Negara-Negara G7 Rapat di Sappora Jepang Sepakat Hentikan Penggunaan Bahan Bakar Fosil Seperti Batu Bara
BBM Pertamax Naik Setelah Idul Fitri 2023, Jeni-Jenis Bahan Bakar Lain Ini Juga Naik
Kontribusi Penyebab Inflasi Kota Sintang April 2023 Sebesar 0,36 Persen Disumbang Bahan Bakar Rumah Tangga
Tumpahan BBM Jadi Lautan Api, Tiga Ruko dan Dua Rumah Hangus di Cianjur