Selain logistik, ia menyoroti kebutuhan mendesak berupa tenda pengungsian dan pasokan air bersih, terutama di Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara.
Ia menyebut lima alat berat dari Medan telah dikerahkan menuju Aceh Timur dan Aceh Utara untuk membantu pembukaan akses.
Baca Juga: WALHI Bongkar 639 Izin Perusahaan: Dari Tambang, Sawit, hingga Energi Bermasalah
Meski begitu, dengan 41 jembatan yang putus hanya di Aceh Utara, ia menegaskan perlunya percepatan penanganan dan koordinasi lebih kuat agar distribusi logistik yang menumpuk dapat segera tersalurkan.
“Sembako banyak bertumpuk karena akses, dan ini harus dipercepat distribusinya,” tutup Mualem.
Artikel Terkait
Empat Kampung Hilang: Aceh Hadapi ‘Tsunami Kedua’ Versi Mualem
Ribuan Desa Terendam, Aceh Masuk Status Darurat Kemanusiaan
Jalan Putus, Jembatan Hancur: Bupati Aceh Timur Nekat Tembus Daerah Isolasi
Jalan Nasional Putus di 15 Titik, Pemulihan Aceh Butuh Waktu Panjang
Baru Ngaku Tak Mampu Tangani Bencana, Bupati Aceh Selatan Malah Umrah
Viral Umrah Bupati Aceh Selatan ditengah Bencana: DPR Minta Kemendagri Usut Izin Keberangkatan