Tangis di Rumah Kosong, Kisah Bayi Kecil yang Ditinggalkan di Sajingan Besar

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 27 September 2025 | 20:37 WIB
Polisi mengamankan dua terduga pelaku penelantaran bayi, JK (27) dan YP (23), di sebuah pondok di Jagoi Babang, Bengkayang, Jumat (26/9/2025) dini hari.  (Dok. Humas Polres Sambas)
Polisi mengamankan dua terduga pelaku penelantaran bayi, JK (27) dan YP (23), di sebuah pondok di Jagoi Babang, Bengkayang, Jumat (26/9/2025) dini hari. (Dok. Humas Polres Sambas)

Bagi warga yang menemukannya, tangis pertama dari rumah kosong itu akan selalu dikenang—sebuah jeritan kecil yang menyadarkan banyak orang betapa berharganya setiap nyawa yang lahir ke dunia.

Baca Juga: Rusmina Tak Pulang dari Sawah, Kisah Seorang Ibu di Sambas yang Meninggal Terbakar saat Menjaga Api di Sawah Miliknya

Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas AKP Sadoko Kasih Wiyono membenarkan penangkapan tersebut.

“Kami telah mengamankan dua orang terduga pelaku penelantaran anak. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan penyidik,” ujarnya.

Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk pakaian bayi, kain lampin, dan sarung tangan kecil.

AKP Sadoko menegaskan, Polres Sambas berkomitmen menindak tegas setiap bentuk kekerasan maupun penelantaran anak.

“Perlindungan terhadap anak adalah prioritas, karena mereka adalah generasi penerus bangsa,” tegasnya. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X