Penulisan nama tersebut dikonsultasikan kepada Rm Markus Solo Kewuta SVD dan Rm Antonius Suhermanto.
Proses pengerjaan patung, mulai dari sketsa hingga selesai, memakan waktu sekitar tujuh bulan.
Perjalanan ke Vatikan
Keberangkatan delegasi ke Vatikan ditentukan oleh Mgr Agustinus Tri Budi Utomo dalam pertemuan pada 15 Februari 2026.
Tanggal 25 Maret dipilih sebagai hari penandatanganan MoU karena bertepatan dengan Hari Raya Kabar Sukacita (Annunciation).
Namun, perjalanan tersebut sempat menghadapi tantangan akibat situasi geopolitik global yang berdampak pada jalur penerbangan dan harga tiket ke Eropa.
Kisah patung Yusuf Arimatea ini bahkan disebut sebagai sebuah “misteri” oleh Uskup Surabaya.
Sebagian maknanya diungkap dalam misa kudus yang berlangsung di Kapel Biara St. Maria Teresa Scrilli, Roma. ***
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Utus Delegasi Khusus ke Vatikan, Begini Misi yang Diemban
Paus Leo XIV Terima 200 WNI di Vatikan, Tegaskan Indonesia Teladan Harmoni
Pertama Kali! Vatikan dan Indonesia Rayakan 75 Tahun Hubungan Diplomatik dengan Misa di Basilika Santo Petrus
Kebaya Menari dari Jakarta ke Vatikan, Perempuan Lintas Iman Ini Akan Tampil di Depan Paus Fransiskus
Kebaya Menari di Vatikan! Pesona Budaya Indonesia Pukau Dunia Lewat Panggung KBRI Takhta Suci
Baciamano di Vatikan, Komisi HAK KWI Dapat Berkat Langsung dari Paus Leo XIV