Patung Yusuf Arimatea Karya Anak Indonesia untuk Paus Leo XIV

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 6 April 2026 | 07:13 WIB
Paus Leo XIV menerima patung Yusuf Arimatea dalam audiensi di Lapangan St Petrus, Vatikan, Rabu (25/03/2026).  (Pontianak Globe/Dok. Putut Prabantoro)
Paus Leo XIV menerima patung Yusuf Arimatea dalam audiensi di Lapangan St Petrus, Vatikan, Rabu (25/03/2026). (Pontianak Globe/Dok. Putut Prabantoro)

Penulisan nama tersebut dikonsultasikan kepada Rm Markus Solo Kewuta SVD dan Rm Antonius Suhermanto.

Proses pengerjaan patung, mulai dari sketsa hingga selesai, memakan waktu sekitar tujuh bulan.

Perjalanan ke Vatikan

Keberangkatan delegasi ke Vatikan ditentukan oleh Mgr Agustinus Tri Budi Utomo dalam pertemuan pada 15 Februari 2026.

Tanggal 25 Maret dipilih sebagai hari penandatanganan MoU karena bertepatan dengan Hari Raya Kabar Sukacita (Annunciation).

Namun, perjalanan tersebut sempat menghadapi tantangan akibat situasi geopolitik global yang berdampak pada jalur penerbangan dan harga tiket ke Eropa.

Kisah patung Yusuf Arimatea ini bahkan disebut sebagai sebuah “misteri” oleh Uskup Surabaya.

Sebagian maknanya diungkap dalam misa kudus yang berlangsung di Kapel Biara St. Maria Teresa Scrilli, Roma. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X