Menurut Mgr. Christophorus Tri Harsono, seluruh rangkaian peristiwa ini merupakan jalan Tuhan dan berkat melalui DDI Vatikan serta HAK KWI.
“Tuhan memperlancar segala sesuatunya di luar rancangan kita,” tuturnya.
Baca Juga: Longsor Saat Hujan Deras di Desa Depok, Empat Anggota Keluarga Ditemukan Tak Bernyawa
Romo Budi menambahkan bahwa pengalaman langka dan istimewa ini menjadi berkat bukan hanya bagi Komisi HAK KWI, melainkan juga bagi siapa pun yang giat membangun dialog lintasagama di mana pun berada, sesuai semangat Nostra Aetate.
Sebagai salah satu dokumen paling progresif Gereja Katolik, Nostra Aetate mengajarkan pandangan terbuka dan penuh penghargaan terhadap agama, kepercayaan, serta kebudayaan lain. Berdasarkan Konstitusi Dogmatis Lumen Gentium (LG) 16, Gereja Katolik tidak menolak apa pun yang baik, benar, suci, dan indah yang terdapat dalam agama-agama serta kebudayaan, karena semuanya merupakan pancaran cahaya Kristus, meskipun berbeda dari ajaran Gereja Katolik. ***
Artikel Terkait
Paus Leo XIV Umumkan Sejumlah Penunjukan Baru, Termasuk Uskup Christophorus Tri Harsono dan Konsultan Ekumenis Internasional
Resmi! Paus Leo XIV Tunjuk Mgr Samuel Oton Sidin OFM Cap Jadi Administrator Apostolik Keuskupan Agung Pontianak, Terima Pengunduran Mgr Agustinus Agus
Paus Leo XIV Serukan Gencatan Senjata, Pembebasan Sandera, dan Penghormatan Hukum Humaniter di Gaza
Paus Leo XIV Terima 200 WNI di Vatikan, Tegaskan Indonesia Teladan Harmoni
Kebaya Menari dari Jakarta ke Vatikan, Perempuan Lintas Iman Ini Akan Tampil di Depan Paus Fransiskus
Menteri Nasaruddin Umar Dapat Izin Langka Ziarah ke Makam Paus Fransiskus di Roma