Longsor Saat Hujan Deras di Desa Depok, Empat Anggota Keluarga Ditemukan Tak Bernyawa

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Senin, 3 November 2025 | 09:17 WIB
Menyoroti fakta terkini evakuasi korban insiden longsor yang terjadi di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.  (Dok. Basarnas Surabaya)
Menyoroti fakta terkini evakuasi korban insiden longsor yang terjadi di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. (Dok. Basarnas Surabaya)

PONTIANAKGL0BE.COM, TRENGGALEK -- Hujan deras yang mengguyur Desa Depok, wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Sabtu, (1/11/2025) malam, memicu bencana longsor.

Sebelumnya diketahui, material tanah setinggi 25 meter menimpa satu rumah warga dan menyebabkan lima orang dari satu keluarga tertimbun.

Baca Juga: Projo Tak Lagi 'Pro Jokowi'? Budi Arie Ucapkan Sumpah Politik ke Gerindra

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono mengatakan empat dari lima korban ditemukan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya selamat dengan mengalami luka-luka.

“Dua korban meninggal dan satu korban selamat berhasil dievakuasi pada Sabtu malam sekitar pukul 22.30 WIB," tutur Triadi kepada awak media di Trenggalek, Jawa Timur, pada Minggu, (2/11/2025). 

"Sementara dua korban meninggal lainnya ditemukan Minggu pagi sekitar pukul 08.40 WIB dan 09.20 WIB,” imbuhnya.

Berdasarkan laporan yang diterima Stefanus, longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

Tebing di belakang rumah korban ambrol akibat curah hujan tinggi yang mengguyur selama beberapa jam.

Material tanah langsung menimbun rumah milik Sarip (60) yang saat itu dihuni oleh lima anggota keluarganya.

Saat insiden terjadi, tim BPBD bersama SAR gabungan bergerak ke lokasi dan mulai melakukan pencarian.

“Sekitar pukul 22.00 WIB operasi pencarian dan evakuasi mulai dilakukan," tutur Stefanus.

"Hasilnya, tiga warga ditemukan, dua dalam kondisi meninggal dunia dan satu selamat, namun mengalami luka-luka akibat tertimpa atap rumah,” sambungnya.

Pencarian sempat dihentikan pada dini hari karena kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil dan hujan belum reda.

Kemudian, operasi kembali dilanjutkan Minggu pagi pukul 07.00 WIB. Sekitar pukul 08.40 WIB, dua korban lain ditemukan tertimbun material setebal 1,5 meter di ruang tamu rumah.

Korban terakhir, Fajar Puji Wibowo (19), ditemukan pukul 09.20 WIB dan segera dievakuasi ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk proses identifikasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X