Menteri Nasaruddin Umar Dapat Izin Langka Ziarah ke Makam Paus Fransiskus di Roma

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 09:15 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar berziarah ke makam Paus Fransiskus di Basilika St. Maria Maggiore, Roma, didampingi Dubes RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono. Ia mendapat izin langka untuk mendekat dan meletakkan rosario di pusara sang Paus. (Dok. KBRI Takhta Suci)
Menteri Agama Nasaruddin Umar berziarah ke makam Paus Fransiskus di Basilika St. Maria Maggiore, Roma, didampingi Dubes RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono. Ia mendapat izin langka untuk mendekat dan meletakkan rosario di pusara sang Paus. (Dok. KBRI Takhta Suci)

PONTIANAKGLOBE.COM, ROMA, ITALIA -- Menteri Agama Nasaruddin Umar berziarah ke makam Paus Fransiskus di Basilika St. Maria Maggiore, Roma, pada Senin (27/10) pagi pukul 09.00 waktu setempat.

Ziarah tersebut dilakukan bersama Duta Besar LBBP RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono, dan dilanjutkan dengan kunjungan ke Basilika St. Petrus, Vatikan.

Baca Juga: Kebaya Menari dari Jakarta ke Vatikan, Perempuan Lintas Iman Ini Akan Tampil di Depan Paus Fransiskus

Menteri Nasaruddin berada di Roma untuk menghadiri Pertemuan Internasional untuk Perdamaian yang digelar oleh Komunitas Sant’Egidio, yang juga dihadiri oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla.

Di Basilika St. Maria Maggiore, Menag mendapat izin khusus untuk mendekat ke pusara Paus Fransiskus — sebuah kesempatan yang bahkan jarang diberikan kepada para kardinal sekalipun.

Ia bahkan diperkenankan meletakkan rosario biru-hijau di atas makam sang Paus.

“Saya sangat bersyukur dan terharu, bersama Pak Dubes diperbolehkan mendekat ke makam, bahkan mengusapnya,” ujar Menag Nasaruddin dengan nada haru.

Sementara itu, para peziarah umumnya hanya dapat berdiri sekitar dua meter dari makam yang sederhana itu — terletak di dalam dinding dengan tulisan “Franciscus” dan satu salib sebagai penanda.

Persahabatan Pribadi

Paus Fransiskus, yang wafat pada 21 April 2025, dikenal memiliki hubungan pribadi yang erat dengan Nasaruddin Umar.

Baca Juga: Jejak Paus Leo XIV di Indonesia, Pernah Satu Meja dengan Suster OSA Ketapang dan Berkunjung ke Jayapura hingga Sorong Papua

Keduanya bersahabat sejak pertemuan bersejarah di Masjid Istiqlal, Jakarta, saat Paus Fransiskus berkunjung dan menandatangani Deklarasi Istiqlal pada 5 September 2024.

Pertemuan itu mengingatkan pada momen bersejarah di Abu Dhabi, ketika Paus Fransiskus menandatangani Dokumen Persaudaraan Kemanusiaan bersama Imam Besar Al-Azhar, Ahmed el-Tayeb.

Dalam kunjungannya ke Istiqlal, Paus Fransiskus sempat berkata dalam bahasa Italia:

“Saya senang berada di sini, di masjid terbesar di Asia Tenggara, bersama Anda semua…”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: KBRI Takhta Suci

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X