Menteri Nasaruddin Umar Dapat Izin Langka Ziarah ke Makam Paus Fransiskus di Roma

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 09:15 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar berziarah ke makam Paus Fransiskus di Basilika St. Maria Maggiore, Roma, didampingi Dubes RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono. Ia mendapat izin langka untuk mendekat dan meletakkan rosario di pusara sang Paus. (Dok. KBRI Takhta Suci)
Menteri Agama Nasaruddin Umar berziarah ke makam Paus Fransiskus di Basilika St. Maria Maggiore, Roma, didampingi Dubes RI untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono. Ia mendapat izin langka untuk mendekat dan meletakkan rosario di pusara sang Paus. (Dok. KBRI Takhta Suci)

Ia juga mengunjungi Terowongan Silaturahim, penghubung Masjid Istiqlal dan Katedral St. Maria Asumpta — sebuah gagasan Nasaruddin Umar yang kini menjadi simbol persaudaraan antarumat beragama.

Baca Juga: Kardinal Timothy Dolan dari New York Sebut Figur Non-Partisan di Balik Terpilihnya Paus Leo XIV

“Tugas kita membantu semua orang melewati terowongan menuju terang,” ujar Paus saat itu.

Terowongan ini menjadi lambang perjalanan bersama antarumat beriman menuju perdamaian dan kasih.

Selain ziarah ke makam Paus Fransiskus, Menag Nasaruddin juga mengunjungi Basilika Santo Petrus di Vatikan — salah satu gereja termegah di dunia dan pusat spiritual Gereja Katolik Roma.

Basilika ini dibangun pertama kali pada abad ke-4 oleh Kaisar Konstantinus di atas makam Rasul Petrus, dan direnovasi pada masa Paus Julius II tahun 1506 oleh para maestro Renaisans seperti Donato Bramante, Rafael Sanzio, Michelangelo, dan Bernini.

Di tengah keramaian para peziarah Yubelium, Nasaruddin Umar tampak mengagumi keindahan arsitektur dan karya seni di dalam basilika, mulai dari fresko hingga patung-patung bernilai tinggi.

“Saya mendapat penjelasan dari Pak Dubes tentang sejarah dan makna spiritual basilika ini. Luar biasa indah,” tuturnya. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: KBRI Takhta Suci

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X