Mereka mendirikan dan mengelola Institut Shanti Bhuana (ISB), sebuah perguruan tinggi swasta di Kabupaten Bengkayang.
Keberadaan ISB membantu menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat setempat, sekaligus menegaskan komitmen CSE dalam melayani secara holistik, baik secara rohani maupun intelektual.
Di berbagai tempat, termasuk di Kalbar, para frater dan imam CSE aktif dalam berbagai karya pelayanan.
Mereka memimpin retret, rekoleksi, dan kursus pendalaman iman, termasuk kursus Kitab Suci.
Kongregasi ini juga sangat fokus pada pembinaan kaum muda melalui pengkaderan dan camping rohani, memastikan generasi penerus memiliki dasar iman yang kuat.
Melalui media massa dan publikasi, mereka juga terus menyebarkan pesan rohani mereka kepada khalayak yang lebih luas.
Dengan semangat yang unik dan komitmen yang kuat, Kongregasi Carmelitae Sancti Eliae terus berkarya, membimbing umat untuk menemukan jalan kontemplatif di tengah kesibukan dunia, sembari melayani kebutuhan masyarakat dengan penuh kasih. ***
Artikel Terkait
15 November: Pesta Santo Albertus Agung, Uskup dan Pujangga Gereja, Orang Kudus Katolik Roma dari Ordo Dominikan
Menemukan Kekuatan dalam Kesucian: Kisah Beato Jordan dari Saxony Seorang Ordo Dominikan Pertobatkan Ribuan Orang dengan Kotbahnya
Kehidupan Ordo Dominikan dan Persaudaraan Imam Santo Dominikus
Tiga Puluh Tahun Kemandirian Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi “Santa Maria Ratu Para Malaikat” Pontianak (1994-2024) 'Serial 1'
Sepatu Bertuah Biarawati Ordo Dominikan, Suster Irene OP Bertemu Paus Fransiskus
Mengungkap Makna Semana Santa di Larantuka, Refleksi Iman dan Tradisi Berabad-abad, Begini Hubungannya dengan Ordo Dominikan