PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Dunia rohani Katolik di Indonesia memiliki beragam kongregasi dengan karisma dan misi uniknya masing-masing.
Salah satunya adalah Kongregasi Carmelitae Sancti Eliae (CSE), sebuah ordo yang dikenal dengan perpaduan spiritualitas mendalam dan pelayanan yang nyata di tengah masyarakat.
Baca Juga: Profil Singkat Mgr Victorius Dwiardy OFM Cap: Tugas dan Tanggungjawab Besar dalam Ordo Kapusin
Kongregasi CSE didirikan oleh Romo Yohanes Indrakusuma CSE, pada 20 Juli 1986 di Ngadireso, Tumpang, Malang, Jawa Timur.
Nama kongregasi ini, "Para Karmelit dari Nabi Elia," mencerminkan spiritualitas utamanya.
Keunikan dari CSE terletak pada perpaduan dua aliran rohani yang harmonis, yaitu spiritualitas Karmel yang berfokus pada keheningan, doa kontemplatif, dan persatuan dengan Tuhan, serta spiritualitas Karismatik yang penuh dengan sukacita, semangat, dan pujian.
Gabungan ini melahirkan cara hidup yang dalam namun tetap hidup dan melayani sesama dengan gembira.
Peran Penting di Kalimantan Barat
Meskipun berpusat di Jawa, CSE memiliki kehadiran yang sangat signifikan di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Landak dan Bengkayang.
Di sana, mereka tidak hanya mendirikan biara, tetapi juga pusat spiritualitas yang menjadi tujuan ziarah umat dari berbagai daerah.
Salah satu lokasi paling ikonik adalah Pertapaan Shanti Bhuana yang terletak di Dusun Bandol, Desa Untang, Kabupaten Landak.
Baca Juga: Santo Gerald of Aurillac, Memilih Hidup Saleh Walau Bukan Bergabung sebagai Anggota Ordo
Tempat ini berfungsi sebagai pusat spiritualitas dan ziarah dengan adanya Gua Maria yang megah.
Ribuan umat Katolik rutin berkumpul di sini, terutama pada Bulan Maria (Mei dan Oktober), untuk mengikuti misa dan kegiatan rohani.
Selain itu, CSE juga berkontribusi besar dalam bidang pendidikan.
Artikel Selanjutnya
15 November: Pesta Santo Albertus Agung, Uskup dan Pujangga Gereja, Orang Kudus Katolik Roma dari Ordo Dominikan
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
15 November: Pesta Santo Albertus Agung, Uskup dan Pujangga Gereja, Orang Kudus Katolik Roma dari Ordo Dominikan
Menemukan Kekuatan dalam Kesucian: Kisah Beato Jordan dari Saxony Seorang Ordo Dominikan Pertobatkan Ribuan Orang dengan Kotbahnya
Kehidupan Ordo Dominikan dan Persaudaraan Imam Santo Dominikus
Tiga Puluh Tahun Kemandirian Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi “Santa Maria Ratu Para Malaikat” Pontianak (1994-2024) 'Serial 1'
Sepatu Bertuah Biarawati Ordo Dominikan, Suster Irene OP Bertemu Paus Fransiskus
Mengungkap Makna Semana Santa di Larantuka, Refleksi Iman dan Tradisi Berabad-abad, Begini Hubungannya dengan Ordo Dominikan