bisnis-market

BRI Turunkan Rasio Kredit Bermasalah Jadi 2,90 Persen, 4 Strategi Diungkap Direktur Utama Sunarso

Rabu, 13 November 2024 | 09:35 WIB
Bank BRI sangat konsen membantu UMKM untuk berkembang. Di sisi lain BRI juga ternyata berhasil menurunkan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) menjadi 2,90 persen per September 2024. (Dok. Pontianak Globe)

"Jika kredit sudah tidak dapat dijaga dan tetap jatuh, kami lakukan restrukturisasi atau early restructuring," kata Sunarso.

Baca Juga: Transformasi BRI, Kurangi Kantor Langkah Tingkatkan Inklusi Keuangan dengan AgenBRILink

Jika kredit yang direstrukturisasi masih belum terpenuhi, BRI akan mengakselerasi proses pemulihan (recovery).

"Di segmen mikro, model bisnisnya sudah jelas. Di front end, kami harus agresif mencari kredit, kemudian memilahnya: mana yang sehat dan bisa ditahan di mid end. Sedangkan yang tidak sehat, akan diproses di back end," tambah Sunarso.

4. Proses Write Off

Kredit yang sudah tidak dapat dipulihkan akan dihapus buku (write off), namun penagihan tetap dilakukan.

Sunarso menjelaskan bahwa hasil dari penagihan tersebut akan menjadi pendapatan dari recovery.

"Sebagian besar, ini adalah uang yang sudah kami cadangkan dan tarik kembali. Ini menjadi pendapatan dari recovery, dan model bisnis ini perlu dipahami oleh semua stakeholder," pungkasnya. ***

Halaman:

Tags

Terkini