Pertumbuhan Laba Diiringi Penguatan Pencadangan, BRI Terapkan Manajemen Risiko yang Prudent

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 25 Februari 2023 | 21:27 WIB
Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto. (BRI)
Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto. (BRI)

PONTIANAKGLOBE.COM JAKARTA -- Kinerja keuangan yang impresif berhasil dicatatkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada tahun 2022.

Hal tersebut digambarkan dari pertumbuhan laba yang mencapai 67,15 persen secara tahunan (yoy) menjadi sebesar Rp51,4 triliun.

Seiring dengan pertumbuhan laba, BRI pun tetap memperkuat pencadangan sebagai langkah antisipasi dan mitigasi risiko menghadapi tantangan ekonomi kedepan.

BACA JUGA: Cara Beri Tahu Posisimu dengan WhatsApp Sharelok. Berguna bagi Driver Ojol saat Antar Penumpang di Jalan Sepi

Keberhasilan BRI mencatatkan kinerja gemilang tersebut tidak terlepas dari manajemen risiko yang prudent. Hal ini tercermin dari dari rasio NPL BRI secara konsolidasian yang manageable dilevel 2,67 persen.

Disamping itu, BRI menyiapkan pencadangan yang cukup dengan NPL Coverage tercatat sebesar 305,73 persen, dimana angka ini meningkat dibandingkan dengan NPL Coverage di akhir tahun 2021 yang sebesar 281,16 persen.

BACA JUGA: Harga Muntahan Ikan Paus Sangat Fantastis Loh. Sebenarnya, Berapa Harga Muntahan Paus atau Ambergris ?

Pencadangan yang memadai tersebut merupakan langkah antisipatif dan upaya mitigasi risiko menghadapi ketidakpastian perekonomian global, kenaikan inflasi dan suku bunga, serta potensi perlambatan ekonomi.

Kualitas kredit yang baik dan pencadangan yang memadai tersebut juga diiringi dengan pertumbuhan kredit yang positif dengan total kredit dan pembiayaan BRI Group tercatat mencapai Rp1.139,08 triliun pada akhir Desember 2022, dimana secara khusus portofolio kredit Mikro BRI tumbuh double digit sebesar 13,9 persen yoy.

Kemampuan BRI dalam menyalurkan kredit dan pembiayaan juga didukung dengan likuiditas yang memadai dan permodalan yang kuat. Hal ini terlihat dari rasio LDR secara konsolidasian yang terjaga di level 87,09 persen dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 25,54 persen.

BACA JUGA: Perhatian! Ini Bagian Sepeda Motor yang Rawan Rusak saat Musim Hujan. Nomor 3 Terkait Keselamatan Driver

Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto mengungkapkan bahwa kemampuan perseroan dalam membukukan kinerja yang cemerlang harus diimbangi dengan pengelolaan risiko bisnis yang prudent. Oleh karena itu, menurutnya, top management perseroan selalu mengambil langkah strategis dengan menyiapkan pencadangan yang memadai.

Pada akhir 2022, BRI menyiapkan NPL Coverage sebesar 305,73 persen, naik sekitar 24,57 persen dari posisi akhir 2021 sebesar 281,16 persen.

BACA JUGA: Daftar Lengkap Kode Pos Wilayah Kalimantan Barat

"Rasio pencadangan itu sangat memadai. Kami memiliki alasan kuat untuk menaikkan pencadangan tersebut. Ini sebagai langkah antisipatif dan upaya mitigasi risiko menghadapi tantangan ekonomi tahun ini seperti ketidakpastian perekonomian global, kenaikan inflasi, suku bunga yang naik, serta potensi perlambatan ekonomi," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: BRI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X