Catat, 10 Startup yang Dulu Populer, Kini Gulung Tikar

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 28 September 2024 | 12:47 WIB
JD.ID resmi menutup seluruh layanannya di Indonesia per Jumat 31 Maret 2023. (Foto: Ist)
JD.ID resmi menutup seluruh layanannya di Indonesia per Jumat 31 Maret 2023. (Foto: Ist)

Keputusan ini diambil karena berbagai tantangan pasar yang dihadapi.

3. JD.ID

JD.ID, salah satu pemain besar di sektor e-commerce Indonesia, resmi menghentikan seluruh operasionalnya pada 31 Maret 2023.

Penutupan ini disebabkan oleh keputusan induk perusahaannya, JD.COM, untuk fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok internasional, terutama di bidang logistik dan pergudangan.

Baca Juga: Mencermati Siasat Guru MAN Gorontalo yang Berhubungan Seks dengan Siswinya, Begini Modus 'Grooming' yang Rawan Pelecehan Seksual dan Perlu Diwaspai

4. Airy Rooms

Airy Rooms, startup yang bergerak di bidang akomodasi, menghentikan operasionalnya pada 31 Mei 2020.

Pandemi Covid-19 menjadi alasan utama di balik kejatuhan perusahaan ini.

Sebelum pandemi, Airy Rooms sempat menjadi pilihan populer bagi traveler yang mencari penginapan terjangkau.

5. Fabelio

Startup furnitur dan desain interior Fabelio dinyatakan pailit pada tahun 2022.

Masalah pembayaran gaji yang tertunggak serta kewajiban perusahaan yang tidak terpenuhi membuat Fabelio harus menghentikan operasionalnya secara penuh.

6. Sorabel

Sorabel, e-commerce yang berfokus pada fashion, menghentikan bisnisnya pada 30 Juli 2020.

Perusahaan ini tidak dapat mengatasi kesulitan keuangan, terutama dalam mendapatkan pendanaan baru, sehingga harus berakhir pada jalur likuidasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X