Keputusan ini diambil karena berbagai tantangan pasar yang dihadapi.
3. JD.ID
JD.ID, salah satu pemain besar di sektor e-commerce Indonesia, resmi menghentikan seluruh operasionalnya pada 31 Maret 2023.
Penutupan ini disebabkan oleh keputusan induk perusahaannya, JD.COM, untuk fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok internasional, terutama di bidang logistik dan pergudangan.
4. Airy Rooms
Airy Rooms, startup yang bergerak di bidang akomodasi, menghentikan operasionalnya pada 31 Mei 2020.
Pandemi Covid-19 menjadi alasan utama di balik kejatuhan perusahaan ini.
Sebelum pandemi, Airy Rooms sempat menjadi pilihan populer bagi traveler yang mencari penginapan terjangkau.
5. Fabelio
Startup furnitur dan desain interior Fabelio dinyatakan pailit pada tahun 2022.
Masalah pembayaran gaji yang tertunggak serta kewajiban perusahaan yang tidak terpenuhi membuat Fabelio harus menghentikan operasionalnya secara penuh.
6. Sorabel
Sorabel, e-commerce yang berfokus pada fashion, menghentikan bisnisnya pada 30 Juli 2020.
Perusahaan ini tidak dapat mengatasi kesulitan keuangan, terutama dalam mendapatkan pendanaan baru, sehingga harus berakhir pada jalur likuidasi.
Artikel Terkait
Cek di Sini Daftar Startup yang Tutup Layanan dan Lakukan PHK, Satu di Antaranya Indosat Ooredo Hutchison
Link Beasiswa Startup Campus Bina Bangsa Bersama Google. Buruan Daftar, Batas Terakhir 12 Februari 2023
Kominfo Mau Stop TV Analog di Bali 20 Maret 2023, Intervensi Marketplace Tidak Jual Set Top Box Harga Segini
Ini Kelebihan Jualan di Platform Marketplace TikTok Shop Ketimbang Shopee
8 Startup Israel Terkenal yang Mungkin Anda Kenal, yang Mana Sering Kamu Gunakan?
8 Startup Israel Terkenal yang Mungkin Anda Kenal