BRI Imbau Nasabah Menjaga Kerahasian Data Transaksi dan Berhati-hati Terhadap Beragam Modus Penipuan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 11 September 2023 | 19:21 WIB
Salah satu kantor BRI. (Dok. BRI)
Salah satu kantor BRI. (Dok. BRI)

PONTIANAKGLOBE.COM, KANDANGAN -- Pemimpin Kantor Cabang BRI Kandangan, I Nengah Budi Harsana, mengimbau nasabah untuk menjaga kerahasian data transaksi dan berhati-hati terhadap beragam modus penipuan.

Pernyataan tersebut untuk menyikapi beredarnya berita saldo Rp 1,5 miliar nasabah raib.

BACA JUGA: Penyegaran dan Pengukuhan Pengurus Dewan Pastoral Paroki Santa Maria Nyarumkop

BACA JUGA: Prof Maria Universitas Airlangga, Eksplorasi Keindahan Kedokteran Tropis: Belajar dari Pengalaman Nyata

 

“BRI telah melakukan investigasi atas pengaduan yang bersangkutan dan BRI sangat menyesalkan kejadian tersebut, dimana yang bersangkutan merupakan korban tindak kejahatan penipuan online atau social engineering,” kata I Nengah Budi Harsana, kepada media, Senin 11 September 2023.

I Nengah Budi Harsana mengatakan, BRI berempati atas hal tersebut, namun demikian bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan.

BACA JUGA: Jadwal Operasi Zebra Pontianak 2023 Sampai Tanggal Berapa?

BACA JUGA: Cara Cetak Kartu NISN Lewat HP Android Seperti Ini Panduannya

“BRI senantiasa mengimbau nasabah agar lebih berhati-hati dan tidak mengunduh, menginstal, maupun mengakses aplikasi tidak resmi, serta diimbau agar nasabah tetap menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan kepada orang lain atau pihak yang mengatasnamakan BRI, termasuk memberikan informasi data pribadi maupun data perbankan, seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, user, password, OTP dan lain sebagainya melalui  saluran, tautan atau website dengan sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata I Nengah Budi Harsana.

BACA JUGA: Hadiri Sesi Pertama KTT G20 India, Presiden Ajak Para Pemimpin Lakukan Aksi Nyata Lindungi Bumi

Pemimpin Kantor Cabang BRI Kandangan, I Nengah Budi Harsana, menuturkan dengan semakin beragamnya modus penipuan secara digital, BRI juga mengimbau agar nasabah tidak sembarang menginstal aplikasi dengan sumber yang tidak resmi dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.

“Data atau informasi dapat dicuri oleh para fraudster apabila masyarakat menginstall aplikasi dengan sumber tidak resmi yang dikirimkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar I Nengah Budi Harsana.

I Nengah Budi Harsana mengatakan, “Kami juga menghimbau hal yang sama ke masyarakat umum bahwa modus penipuan social engineering tersebut juga dapat terjadi di bank manapun.”

Dikatakan I Nengah Budi Harsana BRI selalu menjaga data kerahasiaan nasabah, dan tidak pernah menghubungi nasabah untuk meminta data rahasia seperti username, password, PIN, maupun kode OTP dan sebagainya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: BRI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X