pontianak-insights

3 Jurnalis RI Hilang Kontak Usai Misi Kemanusiaan ke Gaza

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:37 WIB
Menyoroti kasus relawan asal Indonesia yang diduga ditangkap militer Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza, pada Selasa (19/5/2026). (Dok. Instagram.com/@lisiproenca)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video dugaan penangkapan relawan kemanusiaan menuju Gaza, Palestina, oleh militer Israel di perairan internasional. Dalam video yang viral, terlihat sejumlah pasukan bertopeng dan bersenjata lengkap menghentikan kapal yang membawa relawan sipil dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Unggahan tersebut pertama kali ramai diperbincangkan setelah diposting akun Instagram pada Selasa (19/5/2026). 

“Para relawan sipil dari lebih dari 40 negara, yang berpartisipasi dalam misi kemanusiaan ke Gaza, telah secara paksa diturunkan dari kapal kami oleh pasukan militer bersenjata di perairan internasional,” tulis unggahan tersebut.

Baca Juga: BPK Bongkar Potensi Kerugian Rp1,3 Triliun di BTN

Di tengah ramainya video itu, Pewarta Foto Indonesia atau PFI mengungkap tiga jurnalis Indonesia yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut hingga kini masih hilang kontak. Ketiganya adalah Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV.

Ketua PFI Pusat, Dwi Pambudi, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan informasi terkait keberadaan ketiga jurnalis tersebut.

“Salah satu jurnalis ikut dalam rombongan itu anggota PFI, pewarta foto Republika,” kata Dwi.

“Kami terus menjalin komunikasi intensif dengan para pihak guna memastikan setiap perkembangan informasi mengenai kondisi dan keberadaan Thoudy Badai serta dua orang rekannya,” lanjutnya.

Menurut Dwi, para jurnalis tersebut terakhir dilaporkan mengikuti pelayaran misi kemanusiaan menuju Gaza menggunakan armada laut Global Sumud Flotilla di wilayah perairan Siprus, Mediterania Timur, pada Senin (18/5/2026) waktu setempat.

“Kami mengajak seluruh rekan pewarta foto, jurnalis, dan masyarakat untuk terus mendoakan keselamatan Thoudy Badai agar segera ditemukan dalam kondisi selamat,” tuturnya.

Baca Juga: Diary Anak Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual Ayah Kandung di Klaten

Sementara itu, Dewan Pers mendesak Pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomasi terkait dugaan penangkapan tiga jurnalis Indonesia oleh Angkatan Laut Israel.

“Dewan Pers mengecam tindakan militer Israel yang melakukan pencegatan dan penangkapan terhadap jurnalis Indonesia bersama awak sipil lainnya di perairan internasional saat dalam perjalanan menuju Gaza, Palestina,” demikian pernyataan Dewan Pers.

Hingga kini belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai kondisi para relawan maupun penyebab hilangnya komunikasi dengan rombongan kapal tersebut.***

Tags

Terkini