Di Tengah Banjir, Warga Aceh Justru Menangisi Nasib Anak-anak Gaza

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Minggu, 21 Desember 2025 | 20:04 WIB
Warga Aceh saat menceritakan lebih sedih melihat kondisi rakyat Gaza, Palestina.  (Dok. Instagram/mhuseingazaofficial)
Warga Aceh saat menceritakan lebih sedih melihat kondisi rakyat Gaza, Palestina. (Dok. Instagram/mhuseingazaofficial)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Warga Aceh kembali menjadi sorotan warganet setelah sebuah video memperlihatkan sikap empati para pengungsi banjir yang justru mengaku lebih sedih melihat kondisi genosida di Gaza, Palestina.

Pernyataan tersebut muncul saat aktivis kemanusiaan yang kerap menyuarakan isu Palestina, Muhammad Husein, bertemu dengan para pengungsi di Aceh.

Baca Juga: Sudah 24 Hari Terisolasi, Desa Simaninggir Masih Menunggu Perbaikan Jalan

Dalam pertemuan tersebut, warga Aceh mengungkapkan bahwa penderitaan yang mereka alami akibat banjir dan longsor terasa jauh berbeda dibandingkan tragedi kemanusiaan yang menimpa warga Gaza.

“Kami lebih sedih lihat sana (Gaza) pak, karena anak-anak kecil itu kan jatuh kena peluru, rasanya kita mau menangis,” ujar salah seorang warga dalam video yang diunggah akun Instagram @mhuseingazaofficial pada Minggu (21/12/2025). 

Warga tersebut menilai penderitaan akibat bencana alam masih tidak sebanding dengan situasi perang yang merenggut nyawa warga sipil, termasuk anak-anak.

“Makanya sering saya bilang, di sini karena banjir kalau di Palestina kena peluru. Gimana sedihnya?” imbuhnya.

Ia juga menyinggung kondisi bantuan yang relatif masih bisa diterima oleh pengungsi di Aceh.

“Di sini (Aceh) dapat makan, di sana kan anak-anak itu nggak dapat makan. Dari pijakan kaki kan Pak mereka minum, kalau di sini walaupun air hujan, dapat kami minum, ibaratnya air lumpur kami minum,” tambahnya.

Menurutnya, rasa empati terhadap warga Gaza terus ada meski dirinya juga berada dalam kondisi sulit.

“Kan begitu, lebih sedih di sana daripada di sini. Saya juga memikirkan yang di sana, tapi kita pun nggak bisa ke sana, doanya aja, kan,” tuturnya.

Baca Juga: 24 Hari Pascabanjir, Desa Sekumur Aceh Tamiang Masih Terisolasi

Unggahan video tersebut telah ditonton lebih dari 270 ribu kali dan disukai hampir 30 ribu akun. Banyak warganet mengaku terharu dan kagum atas keikhlasan warga Aceh yang tetap memikirkan penderitaan orang lain di tengah bencana yang mereka alami.

Beragam komentar bernada haru pun bermunculan. “Mereka yang udah tau rasanya luka pasti juga lebih paham luka orang lain,” tulis akun @lastr*********.

Komentar lain berbunyi, “Ibu, Masya Allah, semoga Allah mudahkan segala urusan,” tulis akun @gupp******.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X