Fenomena Aneh Banjir Aceh: Air Keruh Berlapis Minyak Diduga Solar

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Minggu, 21 Desember 2025 | 18:24 WIB
Warga Aceh Tamiang saat menyebut genangan banjir mengandung solar.  (Dok. TikTok/zaits_bf)
Warga Aceh Tamiang saat menyebut genangan banjir mengandung solar. (Dok. TikTok/zaits_bf)

PONTIANAKGLOBE.COM, ACEH TAMIANG -- Di tengah banjir yang merendam wilayah Aceh Tamiang, sebuah temuan tak lazim mendadak viral dan mengundang perhatian publik. Seorang warga mendapati genangan banjir di lingkungannya diduga tercemar minyak, berbeda dari air banjir pada umumnya.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @zaits_bf pada Sabtu, 20 Desember 2025, seorang pria memperlihatkan proses pengambilan sampel air banjir. Dari permukaan genangan, tampak lapisan cairan menyerupai minyak yang mengambang jelas di atas air.

Baca Juga: Krisis Gas LPG Pascabanjir, Warga Takengon Terpaksa Masak Pakai Kayu Hanyut

Dengan alat sederhana, pria tersebut mencoba memisahkan cairan yang ia yakini sebagai bahan bakar jenis solar dari air banjir. Ia menyebut kandungan minyak dalam genangan itu cukup banyak.

“Pengambilan minyak secara tradisional, sekitar 20 persen,” ucapnya sambil menunjukkan cairan hasil pemisahan.

Ia bahkan menambahkan, 'Solar melimpah,' sembari memperlihatkan hasil temuannya. Keberadaan lapisan minyak di tengah permukiman yang terendam banjir pun membuat banyak pihak terkejut.

Baca Juga: Bocah Aceh Pilih Al-Qur’an Daripada Mainan, Kisah Haru Pascabanjir

Meski memicu rasa penasaran warganet, sumber cairan yang diduga solar tersebut masih belum diketahui. Belum dapat dipastikan apakah berasal dari kebocoran tangki warga, pipa bahan bakar yang rusak, atau penyebab lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun instansi terkait mengenai kandungan sebenarnya serta tingkat keamanan air banjir yang diklaim tercemar minyak tersebut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X