Drama penangkapan Abdul Wahid juga menarik perhatian publik. Saat tim KPK bergerak di Riau, Wahid disebut sempat bersembunyi di sebuah kafe yang lokasinya tak jauh dari rumahnya.
“Kami menduga memang sudah janjian. Tapi karena waktunya molor, dia curiga dan memilih bersembunyi di kafe,” ungkap Asep.
Baca Juga: Sidang Korupsi Belum Dimulai, Rumah Hakimnya Sudah Terbakar, Kebetulan atau Teror Terselubung?
“Kafe itu bukan di tempat jauh, masih sederetan dengan rumahnya,” tambahnya.
KPK akhirnya mengamankan Abdul Wahid bersama delapan orang lainnya. Sehari kemudian, Tenaga Ahli Dani M. Nursalam menyerahkan diri ke KPK, menambah daftar panjang pejabat Pemerintah Provinsi Riau yang terseret dalam kasus ini. KPK memastikan penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak lain yang terlibat.***