Proyek PUPR Lagi-Lagi Jadi Lahan Korupsi? KPK Turun Tangan

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Senin, 3 November 2025 | 22:09 WIB
Jubir KPK, Budi Prasetyo benarkan adanya Operasi Tangkap Tangan di wilayah Pemerintah Provinsi Riau.  (Dok. YouTube/KPK RI)
Jubir KPK, Budi Prasetyo benarkan adanya Operasi Tangkap Tangan di wilayah Pemerintah Provinsi Riau. (Dok. YouTube/KPK RI)

PONTIANAKGLOBE.COM, RIAU -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau pada Senin, (3/11/2025). 

Operasi ini menjadi OTT keenam yang dilakukan KPK sepanjang 2025, menandai langkah konsisten lembaga antirasuah dalam mengawasi penggunaan anggaran publik.

Baca Juga: Prabowo Ingin Pesawat Militer jenis A400M Jadi Pemadam Kebakaran Langit, Ini Penjelasannya

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan tangkap tangan tersebut.

Budi menyebut sebanyak 10 orang diamankan, termasuk di antaranya pihak penyelenggara negara.

“Benar ada kegiatan tangkap tangan yang dilakukan KPK di wilayah Provinsi Riau,” ujar Budi kepada wartawan pada Senin, (3/11/2025). 

“Saat ini ada sekitar 10 orang yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan,” lanjutnya.

Menurut Budi, tim KPK masih bergerak di lapangan untuk melakukan pemeriksaan dan pengumpulan bukti.

Ia mengatakan perkembangan lebih lanjut, termasuk identitas para pihak yang diamankan dan konstruksi perkara, akan disampaikan setelah proses pemeriksaan awal rampung.

“Tim masih di lapangan dan terus berprogres, jadi nanti kita akan terus update perkembangannya,” katanya.

“Dari 10 orang tersebut, ada yang diamankan dari pihak-pihak penyelenggara negara,” sambung Budi.

Meski belum menjelaskan secara rinci kasus yang menjadi dasar OTT tersebut, Budi memastikan operasi itu berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Dinas PUPR Riau.

Baca Juga: Suara Bocor Bikin Geger, Admin Medsos Wali Kota Surabaya Mundur

“Terkait dengan perkaranya, di bidang apa, kemudian konstruksinya seperti apa, itu nanti kami akan jelaskan karena ini memang sedang berjalan di lapangan sehingga tim masih terus bergerak,” tutur Budi.

OTT ini menambah daftar panjang pejabat daerah yang terjaring operasi tangkap tangan oleh KPK sepanjang 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X