PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Kreativitas saja ternyata belum cukup untuk menghasilkan konten yang berkualitas.
Banyak kreator pemula masih melakukan kesalahan mendasar yang membuat pesan mereka tidak tersampaikan secara efektif.
Hal itu terungkap dalam sesi evaluasi karya peserta Perayaan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) XIII di Pontianak.
Berbagai karya peserta, mulai dari artikel jurnalistik, podcast, video pendek, hingga konten kreatif dipresentasikan dan dibedah langsung oleh para mentor.
Jurnalis Gabriel Abdi Susanto menemukan banyak peserta masih mengalami kesulitan menyusun struktur tulisan yang baik.
Sebagian belum mampu mengolah hasil wawancara menjadi narasi yang menarik dan mudah dipahami pembaca.
Baca Juga: Terjebak Paylater dan Pinjol demi Validasi Sosial? Ini Trik Lepas dari Lingkaran Setan Utang Digital
“Menulis tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi belajar berkomunikasi yang baik dengan pembaca,” katanya.
Di kelas podcast, mentor Jose Marwoto menyoroti kecenderungan host yang terlalu terpaku pada daftar pertanyaan sehingga percakapan terasa kaku.
Sementara di kelas konten kreatif, Ignasius Kristoper Adi Surya menemukan berbagai persoalan teknis seperti kualitas audio, subtitle, hingga ketidaksesuaian antara visual dan narasi.
Pada kategori video pendek, Samuel Krismanto menilai sebagian besar karya peserta masih sebatas menyampaikan informasi tanpa menghadirkan cerita yang kuat.
Meski demikian, para mentor mengapresiasi semangat belajar peserta yang sebagian besar baru pertama kali memproduksi konten secara serius.
Evaluasi tersebut menjadi bekal penting bagi para pegiat komunikasi Gereja untuk meningkatkan kualitas karya mereka di masa mendatang. ***
Artikel Terkait
Pontianak Tuan Rumah Perayaan Komsos Nasional, Gereja Katolik Ingatkan Ancaman AI terhadap Martabat Manusia
Mgr Didik Ingatkan Komsos Harus Menghadirkan Wajah dan Suara Gereja bagi Masyarakat
Kebisingan Digital, Uskup Didik Ingatkan Komsos Tak Sekadar Pengguna Teknologi
Gempuran Teknologi Kecerdasan Buatan Intai Media Gereja, Pegiat Komsos Harus Berbenah
Tak Sekadar Ngonten, Ini Strategi Komsos Agar Pesan Mendunia
Kornelius Purba: Jurnalisme Gereja Harus Membawa Harapan