PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Ketua Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr Agustinus Tri Budi Utomo atau Mgr Didik, mengajak para pegiat komunikasi Gereja untuk menghadirkan wajah dan suara Gereja yang nyata bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikannya dalam pembukaan Perayaan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) XIII 2026 di Pontianak, Kalimantan Barat.
Baca Juga: Dukung Munas LP3KN, Ketua KWI Harap Jadi Jembatan Kerukunan Umat
Menurut Mgr Didik, kehadiran para peserta dari berbagai daerah menunjukkan semangat Gereja untuk melampaui batas-batas wilayah dan membangun perjumpaan yang tulus.
“Di sini kita lintas batas untuk saling menjumpai dan mewujudkan wajah tulus dan otentik antara kita sekalian. Saat kita berjumpa, agar terjadi proses untuk belajar. Akhirnya kita juga berbagi satu sama lain,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa komunikasi Gereja tidak berhenti pada produksi konten atau penyebaran informasi semata.
Baca Juga: Adzan Magrib Bergema di KWI, Momen Bersejarah Setelah Seabad
Komunikasi harus menjadi sarana pewartaan yang menghadirkan kabar sukacita bagi masyarakat luas.
Menurutnya, Komisi Komsos di setiap keuskupan memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan wajah Gereja yang dekat dengan umat sekaligus mampu menjawab tantangan zaman.
Selain memperkuat sinodalitas, komunikasi Gereja juga diharapkan mampu menjadi sarana untuk menaburkan nilai-nilai kebaikan, solidaritas, dan harapan di tengah masyarakat.
PKSN XIII 2026 menjadi ruang bersama bagi para pegiat komunikasi Katolik untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, serta meningkatkan kapasitas pelayanan komunikasi di era digital. ***
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Tutup Usia, Gereja Katolik Berduka, Ini Kata Ketua KWI
Dari Pesantren di Purwokerto Pesan Damai Bergema, KomHak KWI dan Santriwati Al Hidayah Berbagi Sukacita
Baciamano di Vatikan, Komisi HAK KWI Dapat Berkat Langsung dari Paus Leo XIV
Ketua KWI Apresiasi Misi PWKI ke Vatikan: Bertemu Paus Leo XIV hingga MoU Bahasa Indonesia
Pesan Ketua Komsos KWI: Wartawan Katolik Jangan Terjebak Gaya Medsos, Kembali ke Jati Diri
KWI Ingatkan Tantangan Bangsa: Dari Ketimpangan Sosial hingga Ancaman terhadap Demokrasi