Gawai Dayak ke-40 Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Promosi Wisata Kalbar

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 20 Mei 2026 | 21:40 WIB
Peserta pawai budaya di Pekan Gawai Dayak. (Pontianak Globe/Humas PGD Kalbar ke-37 @Rudi Hartono )
Peserta pawai budaya di Pekan Gawai Dayak. (Pontianak Globe/Humas PGD Kalbar ke-37 @Rudi Hartono )

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Perhelatan Pekan Gawai Dayak ke-40 resmi dimulai di Rumah Radakng, Pontianak, Rabu, 20 Mei 2026.

Pembukaan agenda budaya tahunan masyarakat Dayak tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melalui prosesi pemukulan alat musik tradisional kangkuang.

Baca Juga: 3 Jurnalis RI Hilang Kontak Usai Misi Kemanusiaan ke Gaza

Dalam sambutannya, Ria Norsan menekankan bahwa Pekan Gawai Dayak telah berkembang menjadi simbol persatuan masyarakat Kalimantan Barat, bukan hanya milik etnis Dayak semata.

Menurutnya, keberagaman budaya yang hidup di Kalbar perlu terus dijaga melalui ruang-ruang budaya seperti Gawai Dayak.

Ia menyebut, kegiatan tersebut memiliki peranan penting dalam menjaga warisan adat dan tradisi leluhur sekaligus menjadi peluang strategis untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

“Pekan Gawai Dayak menjadi ruang bersama bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat dalam merawat budaya dan kebersamaan,” kata Ria Norsan.

Baca Juga: BPK Bongkar Potensi Kerugian Rp1,3 Triliun di BTN

Berbagai pertunjukan seni, kuliner tradisional, hingga produk budaya lokal yang ditampilkan selama kegiatan berlangsung dinilai mampu menarik wisatawan dan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha masyarakat.

Tahun ini, Pekan Gawai Dayak juga masuk dalam agenda nasional Kharisma Event Nusantara (KEN).

Status tersebut diharapkan dapat memperluas promosi budaya Dayak serta meningkatkan daya tarik wisata Kalimantan Barat di tingkat nasional.

Meski pemerintah tengah menerapkan efisiensi anggaran, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tetap mengalokasikan bantuan sebesar Rp300 juta untuk mendukung pelaksanaan kegiatan budaya tersebut.

Baca Juga: Diary Anak Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual Ayah Kandung di Klaten

Tak hanya itu, Ria Norsan bersama Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, turut memberikan bantuan pribadi masing-masing Rp50 juta sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran acara.

Krisantus Kurniawan yang juga merupakan Dewan Penasehat Dewan Adat Dayak Kalimantan Barat mengaku bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat, termasuk kehadiran tamu dari Malaysia yang ikut memeriahkan perayaan budaya tahunan itu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X