Eksploitasi Anak di Ruang Publik, Kasus CFD Malang Picu Kemarahan

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Kamis, 30 April 2026 | 23:17 WIB
Viral anak kecil di Malang dipaksa mengemis oleh ibunya saat CFD di Stadion Kanjuruhan. (Dok. Threads/rizkiyahi)
Viral anak kecil di Malang dipaksa mengemis oleh ibunya saat CFD di Stadion Kanjuruhan. (Dok. Threads/rizkiyahi)

PONTIANAKGLOBE.COM, MALANG -- Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak kecil diduga dipaksa mengemis oleh orang tuanya viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi saat kegiatan Car Free Day di kawasan Stadion Kanjuruhan.

Video itu pertama kali diunggah oleh akun Threads @rizkiyahi dan langsung menuai reaksi luas dari warganet. Dalam rekaman, terlihat seorang anak membawa ember dan berkeliling di tengah keramaian pengunjung yang sedang duduk santai.

“Kesel gak sih warga Threads liat anak sekecil ini udah dipaksa ngemis sama enaknya?” tulis pengunggah dalam keterangannya.

Baca Juga: Dasco Telepon Prabowo, Langsung Bergerak: Rp4 Triliun Digelontorkan untuk Perlintasan KA

Yang membuat publik semakin prihatin, sang ibu tampak berada tidak jauh dari lokasi dan terus mengarahkan anaknya untuk mendatangi titik-titik ramai. Ia bahkan terdengar memberikan instruksi sambil menunjuk menggunakan sebatang kayu.

“Sana lho, ke sana. itu di sana,” ucapnya dalam video.

Tak hanya itu, berdasarkan penuturan pengunggah, ayah dari anak tersebut juga berada di sekitar lokasi dan memantau dari kejauhan. Anak itu sempat terlihat menangis, namun akhirnya tetap mengikuti perintah orang tuanya karena takut dimarahi.

Pengunggah juga menyebut bahwa kayu yang dibawa sang ibu digunakan untuk menakut-nakuti anak agar tetap patuh.

Perilaku tersebut sempat mendapat teguran dari sejumlah pengunjung. Namun, teguran itu tidak diindahkan dan sang ibu tetap menyuruh anaknya berkeliling meminta uang.

Baca Juga: Detik-Detik Evakuasi Apartemen Mewah di Tanjung Duren

Situasi ini kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang. Dalam perkembangan terbaru, disebutkan bahwa yang bersangkutan telah diamankan oleh aparat setempat.

“Sudah ada yang negur, cuma dia cuek. Akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib,” tulisnya.

“Cuma info ya kemarin sudah terciduk sama polisi setempat, Alhamdulillah. Terimakasih untuk bapak atau ibu Polisi Malang,” lanjutnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X