PONTIANAKGLOBE.COM, MALANG -- Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lowokwaru Tulusrejo 2 di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan ini diambil setelah ditemukan belatung pada makanan yang dibagikan kepada siswa.
Kasus tersebut sebelumnya sempat viral di media sosial dan memicu perhatian warganet. Temuan belatung pada makanan disebut terjadi selama dua hari berturut-turut.
Baca Juga: Kritik Program MBG Makin Keras, Salak Berbelatung Jadi Bukti Baru
Penghentian operasional dilakukan setelah laporan mengenai makanan yang berisi belatung hidup. Padahal pada kejadian pertama, pihak penyedia makanan sempat menyampaikan permintaan maaf dan berjanji melakukan evaluasi.
Video yang beredar di media sosial berasal dari laporan orang tua siswa mengenai puding stroberi yang dibagikan kepada anak-anak. Video tersebut disebut berasal dari laporan di grup WhatsApp kelas dan diduga terjadi pada Rabu, 4 Maret 2026.
“Bu, maaf ini ada belatungnya yang masih hidup. Ada di bagian ini sama sini,” dikutip dari video yang juga diunggah akun Instagram @info_malang.
Dalam rekaman itu terlihat jelas belatung yang masih hidup dan bergerak di dalam makanan.
“Ini gerak-gerak belatungnya. Ini juga, iya apa bukan? Agak merinding,” lanjut suara dalam video tersebut.
Kejadian serupa kembali dilaporkan pada Kamis, 5 Maret 2026. Kali ini belatung ditemukan pada menu macaroni schotel.
Laporan tersebut berasal dari keluhan wali murid SD Negeri 1 Tunjungsekar yang menemukan belatung di dalam kemasan makanan yang dibagikan kepada siswa.
Setelah dua kasus tersebut viral, Badan Gizi Nasional mengeluarkan surat penghentian operasional sementara terhadap SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 pada Selasa (10/3/2026).
Baca Juga: Stok Pangan Nasional Aman Salah Satunya Beras BULOG, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying
Dalam surat bernomor 822/D.TWS/03/2026 disebutkan bahwa penghentian dilakukan untuk keperluan evaluasi serta perbaikan dalam pengolahan makanan.
“SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 untuk sementara dihentikan operasionalnya sampai dengan proses evaluasi, pembinaan, dan perbaikan dinyatakan selesai,” tulis keterangan dalam dokumen tersebut.
Sementara itu, melalui akun media sosial resminya, pihak SPPG juga mengunggah pesan pamit kepada publik.
Artikel Terkait
Puding MBG Berbelatung, Julfa Hannan Akui Lalai
MBG Bermasalah Lagi, Video Roti Berbelatung Ramai di Medsos
SPPG Cahaya Ngrayun Minta Maaf soal Bandeng Presto MBG Berbelatung
Dibilang Mentah, SPPG Klarifikasi Menu Bandeng MBG
Telat Datang, Mobil MBG Ditolak Masuk Sekolah di Banyumas
SMAN 2 Pamekasan Tolak 1.022 Porsi MBG, Ada Lele Mentah