Rocky Hadir di Istana, Komentar Pedas Soal Menteri Baru

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Selasa, 28 April 2026 | 22:57 WIB
Tokoh publik, Rocky Gerung hingga Syahganda Nainggolan hadiri agenda pelantikan pejabat baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4/2026).  (Dok. Sekretariat Presiden)
Tokoh publik, Rocky Gerung hingga Syahganda Nainggolan hadiri agenda pelantikan pejabat baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4/2026). (Dok. Sekretariat Presiden)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik enam pejabat baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4/2026). Salah satu yang menjadi sorotan adalah penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq yang kini menjabat Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Dalam momen pelantikan, Jumhur hadir didampingi keluarga serta sejumlah tokoh publik, termasuk Rocky Gerung dan Syahganda Nainggolan. Keduanya terlihat berjabat tangan dengan Presiden Prabowo usai prosesi pelantikan.

Baca Juga: Reshuffle Jilid V! Prabowo Bongkar Lagi Kabinetnya

Usai acara, Rocky menjelaskan kehadirannya dalam agenda tersebut.

"Iya sebagai wakil masyarakat sipil jadi diundang," ujarnya.

Rocky juga menyoroti rekam jejak Jumhur yang kini dipercaya menjabat Menteri Lingkungan Hidup. Ia menilai sosok Jumhur tidak lepas dari catatan masa lalu, termasuk pernah tersangkut kasus hukum.

"Untuk menyaksikan sekaligus menjadi penanda bahwa kabinet itu juga jadi efektif kalau ada tokoh-tokoh mantan napi," ungkap Rocky.

Meski demikian, Rocky mengaku mengenal Jumhur sebagai sosok intelektual yang memiliki latar belakang pemikiran di bidang perburuhan, ekonomi, dan lingkungan.

"Dia belajar tentang perburuhan, ekonomi, lingkungan dari ITB. Jadi karena dia saya kenal, maka saya dampingi itu," jelasnya.
"Itu alasan saya ada di sini," tegas Rocky.

Penunjukan Jumhur sebagai Menteri Lingkungan Hidup dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 51/P, 52/P, 53/P, dan 50/PPA Tahun 2026. Dalam reshuffle ini, ia menggantikan Hanif Faisol yang digeser ke posisi baru di bidang koordinasi pangan.

Baca Juga: Gudang JNE Depok Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Ledakan Bikin Warga Panik

Selain itu, sejumlah pejabat lain juga dilantik, di antaranya Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia, serta Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Pelantikan ini menjadi bagian dari reshuffle kabinet yang kembali dilakukan Presiden Prabowo guna memperkuat kinerja pemerintahan di tengah dinamika nasional.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X