Geger! Santri 15 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Ponpes

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Jumat, 10 April 2026 | 20:06 WIB
Foto Ilustrasi - Insiden penemuan santri di Pondok Pesantren Cibeureum, Sukabumi dalam kondisi meninggal dunia di kamarnya. (Dok. Unsplash.com/DavidvonDiemar)
Foto Ilustrasi - Insiden penemuan santri di Pondok Pesantren Cibeureum, Sukabumi dalam kondisi meninggal dunia di kamarnya. (Dok. Unsplash.com/DavidvonDiemar)

PONTIANAKGLOBE.COM, SUKABUMI -- Publik di media sosial dihebohkan dengan penemuan seorang santri yang meninggal dunia di kamar pondok pesantren di wilayah Sindangpalay, Cibeureum, Sukabumi, pada Kamis (9/4/2026). 

Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh dua rekan korban yang hendak membangunkannya untuk salat Subuh berjamaah. Saat tiba di kamar, korban sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Baca Juga: Diduga Mesum di Mobil, Pria di Aceh Kabur Tinggalkan Pasangan

Kasus ini kini ditangani pihak kepolisian setempat. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ade Ruli, mengungkapkan bahwa korban berinisial MIM, seorang pelajar berusia 15 tahun asal Kecamatan Cikembar.

"Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia sekitar pukul 04.45 WIB di kamar santri putra sebuah pondok pesantren di wilayah Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum," kata Ade.

Dari hasil keterangan awal, korban ditemukan dalam posisi tergantung di ranjang kasur tingkat menggunakan sarung. Kejadian itu pertama kali dilihat oleh dua saksi yang langsung melaporkannya kepada pihak pesantren.

"Mengetahui hal tersebut, saksi langsung melaporkan kepada pihak pesantren, kemudian diteruskan ke Polsek Cibeureum," ujar Ade.

Setelah kejadian, pihak kepolisian bersama tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi juga telah dipasang dan sejumlah saksi dimintai keterangan guna mendalami kasus tersebut.

Baca Juga: Siswa SMP Ujian TKA di Atas Bukit Demi Sinyal

Ade juga menyampaikan bahwa jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga.

"Saat ini sudah dimakamkan. Orang tuanya tidak membuat laporan dan penyelesaian diserahkan ke pihak Ponpes. Ada surat pernyataannya," terangnya.

Hingga kini, penyebab pasti dari peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari proses penyelidikan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X