Karena terkejut, korban spontan berteriak. Namun, pelaku tidak terima dan justru berbalik mengejar serta menghadang korban di jalan.
“Karena kaget, saya spontan berteriak. Pelaku tidak terima, langsung berbalik mengejar dan menghadang saya di jalan,” ujarnya.
Situasi kemudian memanas setelah pelaku memanggil sejumlah rekannya.
“Pelaku memanggil sekitar 6-7 orang rekannya. Mereka datang dan mulai mengintimidasi, berteriak anarkis, meludahi, serta mengancam akan melakukan kekerasan,” imbuhnya.
Dalam video yang beredar, terdengar ayah pelaku ikut melontarkan tantangan.
“Nggak usah video-video, bacok-bacokan saja, siapa yang mati duluan? Nggak cuma nyari rumput, kalau cuma menjagal, jagal kamu juga bisa,” tantangnya.
Baca Juga: Tragedi Wira Garden: Dari Selfie Jadi Petaka, Dua Mahasiswi Unila Tewas
NHF juga sempat menyerang korban serta menantang untuk melanjutkan ke jalur hukum.
“Saya visum ya ini dan ini saya diludahin lho. Ini jalan searah, jalan satunya, jalan situ di sebelah,” tuturnya.
Korban menyebut, meski sempat ada warga yang mencoba melerai, ancaman tetap terjadi.
“Bahkan saat ada warga yang mencoba melerai, tetap diteriaki dan diancam. Awalnya hanya hampir terjadi kecelakaan, tapi berubah jadi ancaman serius. Melawan arus, tidak pakai helm, hingga mengundang pengeroyokan,” tukasnya.***
Artikel Terkait
Baparekraf Developer Day (BDD) 2024 Yogyakarta, Mendorong Ekosistem Digital yang Inklusif dan Kompetitif
Lebaran 2025 BMKG Ingatkan Risiko Tsunami di Yogyakarta, Ini Langkah Mitigasinya
Ikon Budaya Yogyakarta, Hamzah Sulaiman Meninggal Dunia, Begini Kisah Sosok di Balik House of Raminten dan Mirota Batik
Rachel Vennya Nikmati Liburan Seru di Yogyakarta dengan Sarapan Pemandangan Sungai Progo dan Coba Jemparingan
426 Siswa Dilaporkan Sakit Perut, BGN Evaluasi Keamanan Pangan MBG di Yogyakarta
Siang Bolong di Jalan Pramuka, Dugaan Pelecehan Anak Bikin Yogyakarta Geger