PONTIANAKGLOBE.COM, YOGYAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi risiko tsunami di sekitar Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), Kulonprogo, Yogyakarta, terutama saat musim mudik Lebaran 2025.
Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa peringatan ini bukan untuk menimbulkan kepanikan, melainkan sebagai bentuk kesiapsiagaan masyarakat.
Baca Juga: Peringatan Tsunami Aceh, 18 Tahun Silam Ratusan Ribu Orang Meninggal Dunia
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta pada 11 Maret 2025, mengungkapkan bahwa salah satu titik risiko yang perlu diwaspadai adalah jalan underpass lintas selatan Bandara NYIA, yang berada di zona rawan tsunami.
"Underpass itu berpotensi menjadi titik berisiko saat evakuasi tsunami," ujar Dwikorita, dikutip pada Sabtu, 15 Maret 2025.
Sebagai langkah mitigasi, BMKG merekomendasikan penerapan skema buka-tutup lalu lintas di akses masuk underpass guna mengurangi kepadatan kendaraan yang bisa menghambat evakuasi.
"Skema buka-tutup ini harus diterapkan sejak dini dan dipastikan berfungsi optimal tanpa kendala teknis," tegasnya.
Ia juga meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan sistem buka-tutup tersebut berjalan lancar.
"Gate buka-tutup jangan sampai macet. Kalau macet, kendaraan bisa terjebak dalam terowongan saat evakuasi," lanjutnya.
Baca Juga: Peringatan 18 Tahun Tsunami, 18 Film Karya Sineas Aceh Diputar
Lonjakan Pemudik dan Tantangan Evakuasi
Peringatan ini semakin relevan mengingat jumlah pemudik tahun ini diperkirakan meningkat signifikan.
Data Kementerian Perhubungan memperkirakan total pemudik mencapai 146,48 juta orang, atau sekitar 52 persen dari total populasi Indonesia.
Pulau Jawa diprediksi menjadi wilayah dengan pergerakan pemudik terbesar, dengan puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret 2025 dan puncak arus balik pada 6 April 2025.
"Jadi, Kementerian PU dan Polri harus memastikan skema buka-tutup berjalan lancar agar tidak justru menyebabkan kendaraan terjebak saat evakuasi tsunami," tambah Dwikorita.
Artikel Terkait
Intip Cara Jepang Dalam Mitigasi Bencana Gempa dan Tsunami
BMKG: Gempa Bumi 7,9 SR di Maluku Tenggara Tidak Berpotensi Tsunami.
Gempa Bumi Tektonik M 6,4 di Selatan Yogyakarta Tak Berpotensi Tsunami
Gempabumi Tektonik M5, 3 di Laut Jawa, Utara Jawa Tengah Tak Berpotensi Tsunami
Terkini! Gempa M5,4 Guncang Ulubongka, Tojo Una-una, Tak Berpotensi Tsunami
Ahli ITB Ungkap Bahaya Tersembunyi Erupsi Gunung Ruang di Tengah Lautan: Tsunami, Lahar Panas, dan Abu Vulkanik Membayangi