BNPB Siapkan 365 Hunian Tetap untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Senin, 16 Maret 2026 | 16:22 WIB
365 hunian tetap dibangun kembali di Aceh.  (Dok. Istimewa )
365 hunian tetap dibangun kembali di Aceh. (Dok. Istimewa )

PONTIANAKGLOBE.COM, BIREUEN -- Pemerintah tengah menyiapkan sebanyak 365 hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana melalui skema rumah bangun kembali di lokasi terdampak atau insitu.

Sebanyak 70 unit huntap insitu saat ini dalam proses pembangunan yang tersebar di tiga wilayah di Kabupaten Bireuen, yakni di Kecamatan Juli, Kecamatan Jangka, dan Kecamatan Peudada.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (13/3/2026) tiga unit rumah contoh telah selesai dibangun di Desa Balee Panah sebagai bagian dari tahap awal pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.

Baca Juga: Buang Sampah di Tol, Kru Bus Minta Maaf ke Publik

Rumah contoh tersebut dibangun untuk memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai desain dan kualitas bangunan huntap yang nantinya akan ditempati.

Salah seorang warga Desa Balee Panah, Rosyuliana, mengaku merasa senang dengan pembangunan huntap di lokasi rumahnya yang terdampak bencana.

“Rasanya senang, huniannya lumayan bagus. Kamarnya juga luas. Kalau ini punya adik saya, kalau itu punya Bapak saya, satu lagi punya adik saya juga. Terima kasih telah membangun huntap buat kami,” ujarnya.

Hunian yang telah berdiri tersebut bercat putih dan dilengkapi dengan ruang utama, dua kamar tidur, serta satu kamar mandi. Sistem penerangan di dalam rumah menggunakan lampu LED.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Suharyanto, turut meninjau langsung rumah contoh yang telah selesai dibangun. Dalam kesempatan tersebut, ia juga berdialog dengan warga untuk mendengar berbagai kendala yang dihadapi selama proses pembangunan.

Suharyanto kemudian memberikan sejumlah rekomendasi solusi agar proses pembangunan hunian dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Baca Juga: Paket MBG Rapelan Jelang Lebaran Jadi Sorotan

Selain meninjau pembangunan hunian, ia juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

Pemerintah saat ini terus mempercepat upaya rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra. Pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap, penyaluran bantuan logistik, serta pendampingan kepada masyarakat menjadi bagian dari langkah pemulihan agar warga dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih aman, layak, dan produktif.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X