Program MBG Disorot Lagi, Kali Ini Ikan Bandeng Diduga Berulat

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Selasa, 10 Maret 2026 | 22:54 WIB
Menu ikan bandeng MBG kembali menuai sorotan karena ditemukan belatung. (Dok. Instagram/sampang.update)
Menu ikan bandeng MBG kembali menuai sorotan karena ditemukan belatung. (Dok. Instagram/sampang.update)

PONTIANAKGLOBE.COM, SAMPANG -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan temuan belatung pada ikan bandeng viral di media sosial. Kejadian tersebut dilaporkan terjadi di wilayah Rong Tengah, Kabupaten Sampang.

Video itu berasal dari keluhan seorang wali murid di SDN Rong Tengah 2 pada Senin (9/3/2026). Dalam rekaman yang beredar, terlihat menu ikan bandeng yang dibagikan dalam program MBG diduga terdapat belatung.

“MBG Sampang Rong Tengah ini, ikannya ada banyak ulatnya,” ujar perekam video sebagaimana dikutip dari unggahan akun Instagram @sampang.update. 

Baca Juga: Polisi Klarifikasi Foto Viral Pelaku Pembuang Bayi Bekasi

Menu ikan bandeng tersebut diketahui berasal dari dapur SPPG Dalpenang yang melayani distribusi MBG di wilayah tersebut.

Kepala SPPG Dalpenang, Athoullah, mengakui bahwa menu ikan bandeng yang dipersoalkan memang berasal dari dapurnya. Ia juga menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

“Terkait dengan adanya menu yang terjadi di SDN Rong Tengah 2 itu memang benar adanya,” ucap Athoullah.

“Saya selaku Kepala SPPG memohon maaf,” imbuhnya.

Athoullah mengatakan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah setelah menerima laporan mengenai makanan yang dinilai tidak layak dikonsumsi oleh siswa.

“Selesai itu, kami langsung bertindak dan bertanggung jawab terkait pelayanan di Dalpenang dengan cara mengganti menu yang sudah tidak layak,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa ikan bandeng presto tersebut diperoleh dari mitra usaha mikro kecil menengah (UMKM). Menurutnya, menu tersebut sempat datang ke dapur pada waktu yang cukup larut sehingga proses persiapan dilakukan pada dini hari.

“Pada saat itu memang menunya agak telat masuknya ke dapur sekitar pukul 01.00 WIB, hal itu sudah disortir oleh semua karyawan,” jelasnya.

Baca Juga: Di Tengah Konflik Global, Prabowo Yakinkan Stok Pangan Aman

Athoullah menyebut proses penyortiran dilakukan terhadap berbagai bahan makanan, termasuk buah dan ikan bandeng, sebelum menu dikemas dan didistribusikan.

“Menu yang tidak layak langsung kami buang. Mungkin karena ada salah satu ikan kurang layak yang terselip, sehingga akhirnya kecolongan,” lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ahli Toksinologi Ungkap Dokter Icha Berulang

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:08 WIB
X