“Senyumannya sangat cantik dan manis. Saat bersalaman, tangannya juga mengusap-usap tangan dan pundak kami dengan lembut,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan bahwa ketika beberapa sahabat datang sambil menangis, justru ibunda Vidi yang berusaha menenangkan mereka.
Baca Juga: Ria Norsan Pimpin DMI Kalbar 2025–2030, JK Ingatkan Masjid Jadi Pusat Kemakmuran Umat
Sementara saat berpamitan dengan ayah Vidi, Chua mengungkapkan bahwa mereka diingatkan agar berhati-hati karena hujan deras yang turun malam itu.
“Pantas saja banyak orang menjadi saksi betapa baiknya Almarhum Vidi Aldiano. Keluarganya pun sebaik itu. Masya Allah, kami bahkan merasa iri dalam arti haru melihat tamu yang tidak berhenti datang dari berbagai kalangan padahal saat itu sudah lewat jam 12 malam,” paparnya.
“Jalanan masih macet oleh mobil yang datang silih berganti dan beliau berpulang di bulan suci Ramadan. Masya Allah,” tutup Chua.
Jenazah Vidi Aldiano sendiri dimakamkan pada Minggu pagi, 8 Maret 2026 sekitar pukul 09.00 WIB di TPU Tanah Kusir dengan diantar oleh keluarga, sahabat, dan kerabat dekat.***
Artikel Terkait
Keenan Nasution Tolak Royalti Rp50 Juta dari Vidi Aldiano, Bongkar Alasan di Baliknya
Polemik Nuansa Bening, Keenan Nasution Tuntut Royalti Rp24,5 Miliar dari Vidi Aldiano
Ramai Masalah Hak Cipta, Rayen Pono Sebut Ayah Vidi Aldiano Tahu Duduk Perkaranya
Sedang Jalani Pengobatan Kanker, Vidi Aldiano Pilih Tenang Hadapi Gugatan Lagu Nuansa Bening
Diwakili Yakup Hasibuan, Pihak Vidi Aldiano Buka Peluang Damai dengan Keenan Nasution soal 'Nuansa Bening'
Nadin Amizah Dilamar Faishal Tanjung, Momen Penuh Cinta Dihadiri Vidi Aldiano dan Sheila Dara