Gudang Petasan Terbakar di Sleman, Warga Panik Berhamburan

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Senin, 23 Februari 2026 | 20:12 WIB
Menyoroti insiden kebakaran rumah yang diduga menjadi gudang dagangan petasan warga di Sleman, Yogyakarta. (Dok. Instagram.com/@ululaszmi)
Menyoroti insiden kebakaran rumah yang diduga menjadi gudang dagangan petasan warga di Sleman, Yogyakarta. (Dok. Instagram.com/@ululaszmi)

PONTIANAKGLOBE.COM, SLEMAN -- Sebuah video kebakaran di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, ramai beredar di media sosial. Dalam unggahan akun Instagram @ululaszmi pada Minggu (22/2/2026), terlihat asap hitam pekat membumbung dari sebuah rumah yang diduga digunakan sebagai gudang petasan.

Peristiwa itu memicu kepanikan warga di kawasan permukiman padat tersebut. Mereka bergegas menyelamatkan diri sekaligus mengamankan barang-barang berharga dari rumah masing-masing.

"Sore sekitar pukul 16.20 saya menjenguk tetangga yang sedang sakit di RT 04," tulis pengunggah video.

Baca Juga: Arie Kriting Sentil Alumni LPDP dan Kasus Tragis Maluku

Setibanya di lokasi, ia melihat asap tebal keluar dari atap rumah yang berada di sebelahnya. "Begitu sampai di lokasi saya lihat rumah di sebelah atapnya mengeluarkan asap," ungkapnya.

"Kemudian saya sampaikan mungkin telah terjadi kebakaran," lanjutnya.

Menurut keterangan warga sekitar, rumah tersebut dalam kondisi kosong saat kejadian. "Info dari tetangga sekitar, rumah dalam keadaan kosong," tulisnya.

"Jadi ini rumah warga, dia jualan petasan tapi tidak di lingkungan kampung kami, dan warga juga tidak mengetahui kalau dagangannya disimpan di rumah," tambahnya.

Warga juga mengaku sempat mendengar suara letupan kecil sebelum api membesar. "Kemudian saya minta bapak-bapak untuk mendobrak pintunya dan mematikan saklar karena asap semakin banyak," jelasnya.

Setelah pintu berhasil didobrak, terlihat titik api di dalam rumah yang kemudian memicu ledakan petasan. "Setelah di dobrak ternyata terlihat titik api di dalam rumah, kemudian mulai meledak-ledak," ujarnya.

"Lalu saya segera telepon ke 112 tapi tidak bisa tersambung," tambahnya.

Baca Juga: Main Biola di Lampu Merah, Mas Is Bikin Pengemudi Enggan Jalan

Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah tim Damkar UGM tiba di lokasi sekitar 10 menit kemudian. Atap rumah tampak menghitam akibat kobaran api, namun situasi berhasil dikendalikan.

"Alhamdulillah sekitar 10 menit Damkar sampai di lokasi dan segera memadamkan api," tutur warga.

"Api bisa dipadamkan dan tidak ada korban jiwa," tandasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X