Purbaya Kukuh Tutup Impor Baju Bekas, Pedagang: Kami Bisa Bangkrut!

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Rabu, 3 Desember 2025 | 16:21 WIB
Menyoroti kontroversi kebijakan Menkeu Purbaya terkait larangan impor pakaian bekas yang memicu kecemasan pedagang di Gedebage, Bandung.  (Dok. Instagram.com/@menkeuri)
Menyoroti kontroversi kebijakan Menkeu Purbaya terkait larangan impor pakaian bekas yang memicu kecemasan pedagang di Gedebage, Bandung. (Dok. Instagram.com/@menkeuri)

“Jadi langkah selanjutnya adalah apa? Saya jaga border kita dari barang-barang ilegal,” lanjutnya.

Ia kembali memastikan bahwa kebijakan itu akan tetap berjalan meski memicu perdebatan.

“Kemarin kan ada ribut-ribut, apa, thrifting. Saya nggak peduli, pokoknya baju-baju bekas ilegal masuk, kita tutup,” tegasnya.

Baca Juga: Moratorium Hutan Diluncurkan, Dedi Mulyadi Sorot Kesalahan Kebijakan Lama

Di sisi lain, kebijakan Purbaya disambut positif oleh sebagian pihak. Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah, menilai langkah tersebut memberikan ruang bernapas bagi industri tekstil nasional yang selama ini tertekan barang bekas impor.

“Kami mendukung langkah Menkeu untuk menghentikan peredaran pakaian bekas dengan memasukkan para pemasok ke dalam daftar hitam importir,” kata Imas di Jakarta pada 25 Oktober 2025.

“Ini langkah strategis untuk memutus mata rantai peredaran pakaian bekas di Indonesia,” tambahnya.

Hingga kini, perdebatan tentang masa depan bisnis thrifting masih berlangsung. Publik pun menunggu arah kebijakan pemerintah berikutnya terkait nasib pedagang serta masa depan pasar thrifting di Indonesia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X