PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Ketua Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT), Garibaldi 'Boy' Thohir, menyambut positif penunjukan dr Irene sebagai Wakil Duta Besar RI untuk China. Ia meyakini langkah tersebut akan semakin memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–China, khususnya di sektor perdagangan dan investasi.
Menurut Boy, kehadiran Irene di Beijing memiliki arti penting karena China merupakan salah satu mitra dagang dan investor terbesar bagi Indonesia.
Baca Juga: Dua Sektor Melemah, Target Pajak Melonjak: APBN 2026 Terancam
Negeri itu tidak hanya menjadi tujuan ekspor utama, tetapi juga menyumbang investasi besar dalam sejumlah proyek nasional.
“Pelantikan dr Irene akan menjadikan hubungan ekonomi Indonesia dan China semakin solid, terutama dalam investasi dan perdagangan,” kata Boy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, (24/11/2025).
Ia memastikan dunia usaha siap mendukung pemerintah dalam memperluas kerja sama kedua negara, mulai dari pengembangan SDM, kemitraan industri, hingga program sosial ekonomi lintas wilayah.
“Kami menyambut baik keputusan Presiden ini dan siap mendukung program pemerintah, termasuk meningkatkan kemitraan dengan China,” ujarnya.
Sikap positif juga disampaikan Ketua China Chamber of Commerce in Indonesia (CCCI), Sun Shangbin. Ia menilai hubungan ekonomi kedua negara telah memiliki dasar kuat di sektor industri, investasi dua arah, dan perdagangan.
Sun meyakini pengalaman Irene dapat memperkuat pertumbuhan hubungan ekonomi Indonesia–China, dan memastikan CCCI akan terus berperan sebagai jembatan strategis dalam hubungan bilateral.
“Kami yakin, dengan pengalaman dan dedikasi dr Irene, kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara akan semakin berkembang,” ujarnya.
Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa penambahan posisi Wakil Dubes RI untuk China dilakukan karena besarnya cakupan kerja KBRI Beijing, jumlah WNI yang tinggi, serta rencana pemerintah membuka sejumlah Konsulat Jenderal baru di China.
Baca Juga: Puan Geram! Kasus Penolakan Pasien Terulang, Presiden Gelar Rapat Darurat
Menurutnya, beban kerja yang terus meningkat membuat struktur organisasi kedutaan perlu diperkuat.
“Banyak beban pekerjaan yang perlu mendapat dukungan jabatan tambahan,” kata Sugiono.
Dengan mandat tersebut, dr Irene diperkirakan akan memainkan peran strategis dalam memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di China.
Artikel Terkait
Rp116 Triliun Membengkak, China Malah Siap Lanjutkan Proyek Whoosh
Danantara dan Pemerintah Bakal ke China Bahas Utang Whoosh, Tapi Menkeu Tolak Ikut
China Klaim Buka Lapangan Kerja, Mahfud MD: Iya, Buat Orang Mereka Sendiri
Pertemuan Diam-Diam di Kuala Lumpur, Tanda Gencatan atau Siasat Dagang Baru AS-China?
Proyek Cepat, Utang Lambat Lunas: Potret Buram Bisnis Kereta Cepat Indonesia–China
RI Punya Kapal Selam Tanpa Awak! Ini Perbandingannya dengan AS, Rusia, China