“Waktu kejadian itu terdengar suara gemuruh. Beberapa warga memastikan kondisi daerah atas. Tapi ternyata longsor itu membesar, saya pun lari menyelamatkan diri,” kata Sumarti di posko pengungsian, Senin, (17/11/2025) malam.
Ia mengatakan warga awalnya berlari ke arah makam dusun untuk menghindari jalur longsor, namun kondisi semakin memburuk hingga mereka terpaksa berlari lebih jauh ke hutan.
“Setelah sampai di hutan, kami dijemput oleh petugas. Lalu dibawa ke puskesmas dan kemudian di posko pengungsian,” ujar Sumarti.***
Artikel Terkait
Kesaksian Korban Longsor Tambang Batu Gunung Kuda, Tertimbun 30 Menit, Selamat Berkat Telepon Darurat
Tragedi Longsor di Cirebon: 19 Korban Meninggal, 6 Masih Hilang
Longsor Saat Hujan Deras di Desa Depok, Empat Anggota Keluarga Ditemukan Tak Bernyawa
Hari ke-4 Pencarian: 11 Warga Masih Hilang di Balik Material Longsor Majenang
Retakan Masih Aktif, Ahli Peringatkan Longsor Susulan di Majenang
Pemetaan Retakan Terlambat? Ancaman Longsor Susulan Masih Bayangi Warga