"Sebagian besar gigitan disebabkan oleh anjing, yakni sekitar 97%. Sisanya oleh kucing dan monyet," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dr Erna Yulianti.
Baca Juga: Kenapa Rabies Takut Air dan Angin ? Waspada, Ketahui Gejala dan Tanda Rabies Sobat Globe
Ia menekankan pentingnya langkah pertama penanganan gigitan: mencuci luka selama 15 menit dengan sabun di bawah air mengalir.
Lalu, secepatnya menuju fasilitas kesehatan untuk mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) atau Serum Anti Rabies (SAR), tergantung indikasi.
Kisah yang Tak Ingin Diulang
Salah satu pertahanan paling efektif melawan rabies adalah vaksinasi pada hewan penular rabies, terutama anjing.
Namun, realisasinya tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Di Kabupaten Landak, jumlah populasi anjing mencapai lebih dari 34 ribu ekor.
Sementara itu, dosis vaksin yang tersedia hanya sekitar 6.150. Dengan keterbatasan ini, hanya 60 persen anjing yang bisa divaksin setiap tahun.
"Kami hanya memiliki 23 petugas vaksinasi di seluruh wilayah Landak," ungkap Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Landak, Sahbirin.
Ia berharap masyarakat proaktif membawa hewan peliharaannya untuk divaksin, bukan menunggu saat ada masalah.
Menghadapi bahaya rabies, tidak cukup hanya mengandalkan tenaga kesehatan atau petugas vaksinasi.
Butuh keterlibatan aktif seluruh masyarakat. Kesadaran untuk melaporkan gigitan hewan, menjaga hewan peliharaan tetap sehat, dan mengikuti vaksinasi rutin adalah kunci.
Kadinkes Kalbar, dr Erna Yulianti, juga menekankan pentingnya penandaan hewan peliharaan, sehingga lebih mudah dilacak jika terjadi insiden.
Selain itu, Dinkes provinsi telah mendistribusikan VAR dan SAR ke seluruh kabupaten/kota serta aktif melakukan kampanye edukasi.
Artikel Terkait
Daftar Hewan yang Bisa Menyebabkan Rabies Selain Anjing ! Apakah Kucing Bisa Menularkan Rabies ?
Cara Penularan Rabies atau Penyakit Anjing Gila Ternyata Ini. Tak Cuma Efek Dari Gigitan Anjing Rabies
Apakah Orang yang Terkena Rabies Bisa Sembuh ? Wajib Tahu Nih, Perawatan Akibat Digigit Anjing Rabies
Ternyata Rabies Masuk ke Indonesia Sejak Tahun 1884, Begini Alasan Virus Ini Sangat Mematikan
10 Ciri-ciri Anjing Kesayangan Kamu Terkena Rabies, Kenali Agar Kamu Waspada Sejak Dini
Rabies, Penyakit Anjing yang Paling Berbahaya dan Sebabkan Kematian