Menghadang Rabies di Kalbar, dari Gigitan Monyet di Singkawang hingga Kematian Anak di Landak

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 5 April 2025 | 21:03 WIB
Ilustrasi vaksin rabies untuk mencegah tertular rabies melalui gigitan hewan seperti anjing, kucing, monyet, dan lainnya.
Ilustrasi vaksin rabies untuk mencegah tertular rabies melalui gigitan hewan seperti anjing, kucing, monyet, dan lainnya.

Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun meninggal dunia setelah mengalami gejala rabies.

Baca Juga: Cara Pertolongan Pertama Rabies Wajib Paham ! Langkah Awal Cuci Luka Bekas Gigitan Anjing Harus Perhatikan Ini

Tragisnya, gigitan itu terjadi sejak Januari, namun korban tidak langsung dibawa ke fasilitas kesehatan.

Korban hanya dicuci luka-nya dengan air dan sabun—langkah awal yang benar, namun tak cukup jika tanpa vaksinasi.

"Ketika gejala mulai muncul, baru korban dibawa ke Puskesmas. Sayangnya sudah terlambat," ungkap dr. Pius Edwin Wiwin, Sekretaris Dinkes Landak.

Menurutnya, rabies tidak membunuh dalam hitungan jam.

Butuh waktu, bahkan berbulan-bulan. Inilah jebakan yang sering membuat masyarakat lengah.

Dari penyelidikan epidemiologi, dua korban lain berasal dari Desa Sekais dan Desa Nyiin di Kecamatan Jelimpo.

Seorang remaja berusia 15 tahun dan pria dewasa 45 tahun juga meninggal dunia akibat gigitan anjing yang sempat diabaikan.

Menakar Bahaya Rabies di Kalbar

Kasus-kasus tragis di Landak ternyata hanya sebagian kecil dari persoalan yang lebih besar.

Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat menyebut, sepanjang tahun 2025 sudah terjadi 1.147 kasus gigitan hewan.

Dari jumlah itu, lima korban dinyatakan meninggal dunia, tersebar di tiga kabupaten: Landak (3 kasus), Ketapang (1 kasus), dan Bengkayang (1 kasus).

Yang mencemaskan, 32 persen korban gigitan adalah anak-anak di bawah 10 tahun.

Ini menunjukkan betapa kelompok rentan, terutama anak-anak, harus menjadi prioritas dalam pencegahan rabies.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X